"Mari kita jaga kesucian Ramadhan. Bagi yang tidak berpuasa, hormatilah orang yang sedang berpuasa," katanya, di Tanjung Balai, Sabtu.
Menurutnya, salah satu cara menghormati orang berpuasa, yakni tidak secara terang-terangan makan, minum atau merokok di depan umum.
MUI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Tanjung Balai, lanjutnya, telah berkoordinasi dalam menjaga kesucian Ramadhan serta memberikan ketenangan melaksanakan beribadah seperti shalat tarawih, tadarus serta ibadah lainya selama bulan puasa.
Ma'rub juga mengingatkan warga agar tidak membakar petasan di saat umat muslim sedang melaksanakan shalat tarawih maupun tadarus.
Demi menjaga ketenteraman saat pelaksanaan ibadah Ramadhan, pihaknya mengimbau para orang tua agar ikut mengawasi anak-anaknya yang bermain petasan.
Selain itu, MUI Tanjung Balai juga mengimbau Satpol PP dan aparat terkait lainnya agar menertibkan tempat dan kegiatan bernuansa maksiat, seperti kafe remang-ramang, lapo tuak, diskotek dan karoke di hotel yang disinyalir rawan dijadikan lokasi prostitusi.
"Hormatilah bulan Suci Ramadhan, jangan sampai dinodai perbuatan maksiat atau hal-hal yang tidak benar lainnya," ucap Buya Ma'rub. (Yan)
Editor: T. Nico Adrian
Pewarta: Yan Aswika:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.