Medan, 26/3 (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono direncanakan meresmikan enam bandara dan dua infrastruktur dalam peresmian Bandar Udara Internasional Kuala Namu atau Kuala Namu International Airport (KNIA) di Kabupaten Deli Serdang pada 27 Maret 2014.
"Jadi, ada delapan prasasti yang akan ditandatangani Presiden besok," kata petugas penghubung Bandara Kuala Namu Wasfan Wahyu Widodo di Bandara Kuala Namu, Rabu malam.
Menurut Wasfan, enam bandara yang diresmikan tersebut terdiri dari tiga bandara yang dikelola PT Angkasa Pura 2 dan tiga bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan.
Tiga bandara yang dikelola PT Angkasa Pura 2 adalah Bandara Kualanamu di Deliserdang, Sumatera Utara, Bandara Sultan Syarif Qasim 2 di Pekanbaru, Provinsi Riau, dan Bandara Sultan Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau.
Sedangkan tiga bandara yang dikelola Kementerian Perhubungan adalah bandara di Muara Bungo, Provinsi Jambi, di Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, dan bandara di Pekan Serau.
Sedangkan dua infrastruktur yang juga ikut diresmikan adalah stasiun kereta api Bandara Kualanamu dan Geopark yang berlokasi di Kabupaten Samosir.
Setelah menandatangani delapan prasasti tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah menteri akan melihat tayangan tentang proses pembangunan Bandara Kualanamu sejak awal.
Kemudian, Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono akan melakukan penanaman pohon di bagian depan Bandara Kualanamu yang berdekatan dengan terminal angkutan moda.
Usai makan siang bersama undangan yang menghadiri peresmian tersebut, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan akan menaiki kereta api menuju Kota Medan.
"Usai keberangkatan Presiden, Menhub EE Mangindaan dan Dirut PT Angkasa Pura 2 akan memberikan keterangan pers," katanya. (I023)
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.