"Isu itu tidak benar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Asren Nasution ketika dihubungi di Medan, Kamis, terkait beredarnya pesan singkat tentang letusan besar yang akan melanda Gunung Sinabung.
Asren mengakui jika isu letusan besar yang akan melanda Gunung Sinabung tersebut cukup banyak beredar melalui pesan singat di telepon selular.
Karena itu, pihaknya banyak menerima pertanyaan dari berbagai elemen masyarakat yang ingin mendapatkan kepastian mengenai isu tersebut.
Berdasarkan keterangan langsung dari Kepala Pos Pengamatan PVMBG di Gunung Sinabung Indarto, diketahui isu tersebut tidak memiliki dasar sama sekali.
"Sampai saat ini tidak ada yang bisa memastikan waktu letusan itu," katanya.
Namun, kata Asren, pihaknya membenarkan jika aktivitas Gunung Sinabung belum berhenti dengan adanya erupsi yang mengeluarkan abu vulkanik dan menimbulkan gempa.
Karena itu, rekomendasi PVMBG tentang perlunya evakuasi terhadap masyarakat dalam radius 5 Km belum dicabut disebabkan aktivitasnya meningkat.
Meski waktu letusan besar tersebut tidak dapat dipastikan, tetapi pihaknya harus mempersiapkan diri untuk mengantisipasi kejadian diluar dugaan.
"(Letusan besar) itu tidak bisa diprediksi. Jadi, lebih baik mempersiapkan diri," kata mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut itu.
Pihaknya mengharapkan masyarakat tidak termakan isu yang "menyesatkan", terutama mengenai kabar mengenai waktu letusan dan efek lain dari aktivitas Gunung Sinabung.
"Sebaiknya bertanya kepada lembaga yang mengurusi Sinabung," kata Asren. ***4***
(T.I023/B/M. Taufik/M. Taufik)
Pewarta: Irwan Arfa:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.