"Mereka terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya," kata salah seorang warga Kelurahan Setia Kota Binjai, Ati di Binjai, Kamis.
Menurutnya, ada empat rumah warga yang ambruk karena abrasi sungai mencirim ini.
Dua rumah mengalami rusak parah di bahagian dapur rumah, sedangkan dua lainnya hampir setengah bahagian rumah amblas ke sungai.
"Ini terjadi karena hujan yang cukup deras beberapa hari belakangan ini di kota Binjai," kata ibu Ati.
Menyangkut rumah yang runtuh itu rata-rata dinding dan lantainya amblas ke dasar sungai.
"Mereka takut terjadi apa-apa sehingga pemilik rumah terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya," ujarnya.
Ati juga menjelaskan amblasnya rumah tersebut akibat abrasi air sungai yang terus terjadi, karena hujan yang cukup tinggi menyebabkan permukaan air sungai mencirim terus meluap dan menghantam kediaman penduduk.
Selain itu juga tanggul yang ada di tepian sungai juga turut jebol dan menggerus lantai dinding rumah warga.
"Hingga kini belum ada bantuan dari instansi terkait, untuk memperbaiki kembali rumah warga yang rusak karena amblas ke dasar sungai," kata Ati.
Mereka sangat berharap agar pemerintah setempat segera memperbaiki tanggul sepanjang sungai mencirim yang ambruk, dan membantu warga memperbaiki rumah mereka yang rusak.***4***
(T.KR-IFZ/B/Suparmono/Suparmono)
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.