Bupati Deliserdang Amri Tambunan, di Lubuk Pakam, Selasa, mengatakan percepatan pembangunan infra struktut jalan di daerah itu cukup membanggakan, seiring dengan peluncuran GDSM pada tahun 2014.
Kalau sebelum GDSM panjang jalan kabupaten hanya 1.317 Km, namun berkat partisipasi masyarakat kini telah terbuka ruas-ruas jalan kabupaten yang baru hingga panjanganya mencapai 3.272 Km.
Ia mengatakan berhasilnya pembukaan jalan-jalan baru tersebut juga tidak terlepas dari tingginya partisipasi masyarakat yang dengan kerelaan hatinya memberikan sebahagian lahannya untuk pembukaan ruas jalan.
Berdasarkan rekapitulasi Dinas Pekerjaan Umum (PU) Deliserdang, seluas 6 juta M2 lebih lahan masyarakat diberikan dengan cuma-cuma untuk pembangunan jalan.
Jika dinominalkan luas lahan yang diserahkan masyarakat untuk pembangunan jalan sesuai dengan NJOP-nya, partisipasi masyarakat khusus untuk infra struktur jalan mencapai Rp215 miliar lebih.
Ia mengatakan dalam percepatan pembangunan di Deliserdang, banyak program yang diluncurkan selain program GDSM, misalnya di bidang rehabilitasi gedung sekolah dengan program "cerdas" (percepatan rehabilitasi dan apresiasi terhadap sekolah).
"Pemerintah pusat juga sempat tersentak ketika akhir 2006 saya berani memproklamirkan diri bahwa Deliserdang bebas dari sekolah tidak layak pakai. Padahal, sebelum digulirkan konsep Cerdas, sekira 70 persen sekolah dasar dari 621 sekolah kondisinya cukup memprihatinkan karena tidak layak sebagai tempat proses belajar mengajar," katanya
Apalagi, katanya, pihaknya menyadari betapa pentingnya sarana pendidikan yang layak untuk anak bangsa sebagai generasi penerus.
"Sementara jika ingin memperbaiki seluruh sekolah dasar yang tidak layak pakai, dana pemerintah untuk itu tidak mencukupi. Makanya kerjasama antara pemerintah, masyarakat dan swasta sangat penting dalam peningkatan pembangunan," katanya. ***3***
Kaswir
(T.KR-JRD/C/Kaswir/Kaswir)
Pewarta: Juraidi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.