Medan, 22/9 (Antara) - Rumah sakit sebaiknya dilengkapi dengan bank darah yang dikelola sendiri agar dapat dengan cepat menolong pasien yang membutuhkannya, kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Utara Rahmat Shah, di Medan, Minggu.

Rahmat Shah menekankan, sangat penting artinya rumah sakit memiliki stok darah yang cukup agar dapat segera menolong pasien gawat darurat yang memerlukan transfusi darah, tanpa harus menunggu pasokan darah dari PMI.

"Bank darah ini juga bagian dari peningkatan pelayanan terhadap pasien. Dengan bank darah ini, rumah sakit akan selalu memiliki stok darah," katanya.

Ia mengatakan, dalam beberapa tahun ini, animo masyarakat Sumatera Utara untuk mendonorkan darahnya semakin tinggi, seiring dengan semakin meningkatnya pemahaman masyarakat akan manfaat donor darah bagi kesehatan.

Masyarakat yang mendonorkan darah tersebut, selain langsung datang ke markas PMi, juga melalui berbagai kegiatan sosial yang dilakukan berbagai instansi pemerintah dan swasta, perguruan tinggi,

kemasyarakatan.

Bahkan tahun lalu, melalui kerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU), PMI berhasil mengumpulkan lebih dari 6 ribu kantong darah, hasil donor mahasiswa perguruan tinggi negeri itu.

"Kita tentunya pantas memberikan apresiasi kepada masyarakat Sumut yang semakin sadar betapa penting artinya setetes darah bagi kehidupan," katanya.***4***

(T.KR-JRD/B/A.J.S. Bie/A.J.S. Bie) 22-09-2013 15:54:07

Pewarta: Juraidi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026