"Ada 60 perwira di jajaran Polres Langkat yang mengikuti razia ini," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Langkat Komisaris Polisi Safwa Khayat di Stabat, Senin.
Kebiasaan ini jelas berbeda dari sebelumnya, karena tidak ada satupun yang berpangkat bintara ikut dalam razia lalu lintas ini, katanya.
Keseluruhan personil yang melakukan razia mulai berpangkat inspektur dua hingga pangkat komisaris polisi.
Razia ini dilakukan di jalan lintas Sumatera, tepatnya di Desa Sei Karang Kecamatan Stabat.
Tanpa canggung perwira-perwira polisi ini menyetop kenderaan yang melintas, memeriksa kelengkapan kenderaan hingga memeriksa barang bawaan para penumpang dan warga yang melintas dengan sepeda motor. "Ini khusus dilakukan untuk para perwira polisi," kata Safwan Khayat.
Selain untuk mencegah masuknya barang narkotika dari Aceh terutama ganja dan sabu-sabu juga membiasakan para perwira untuk urun langsung ke lapangansaat melakukan tugas.
Biasanya pada sat razia para perwira ini hanya memimpin razia, sedangkan razia dilakukan oleh para bintara, namun sekarang mereka yang melaksanakan razia.
"Dengan adanya razia ini diharapkan para perwira polisi dapat dipimpin dan tidak hanya memimpin bawahannya, " kata Safwan.
Safwan Khayat menegaskan juga bahwa razia ini akan dilakukan setiap bulan sekali, yang melibatkan para perwira.***2*** (KR-IFZ/C/N001) (T.KR-IFZ/C/N. Sunarto/N. Sunarto) 02-09-2013 16:02:26
Pewarta: Imam Fauzi:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.