Medan, 17/6 (Antara) - Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung mengharapkan kepengurusan tingkat Provinsi Sumatera Utara dapat menyiapkan kepengurusan definitif melalui proses dan aturan yang berlaku.

"Siapa yang akan dipilih, serahkan sepenuhnya pada pemangku kepentingan Partai Golkar di Sumut," katanya usai menghadiri pelantikan Gatot Pujo Nugroho dan Erry Nuradi sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Medan, Senin.

Menurut Akbar, Partai Golkar memiliki target yang cukup berat karena memiliki tekad untuk kembali menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014.

"Persentase kemenangannya cukup tinggi yakni 30 hingga 35 persen," katanya.

Untuk merealisasikan target dan tekad tersebut, Akbar Tandjung menyatakan kepengurusan Partai Golkar Sumut harus memberikan partisipasi dan kontribusi yang besar.

Partisipasi dan kontribusi tersebut semakin dapat diberikan jika memiliki kepengurusan yang definitif melalui pemilihan pengurus yang berkualitas dan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan Partai Golkar.

Untuk menentukan sosok ketua, mantan Ketua DPR RI tersebut menyerahkan sepenuhnya pada seluruh pemangku kepentingan parpol berlambang pohon beringin itu, terutama pada pengurus DPD kabupaten/kota dan organisasi yang berafiliasi ke Partai Golkar.

Pihaknya yakin seluruh pemangku kepentingan tersebut dapat memilih tokoh yang sudah dikenal secara luas, memiliki kontribusi untuk kemajuan partai, dan diyakini mampu meningkatkan kiprah Partai Golkar ke depan.

Ketika disebutkan nama Wagub Sumut Erry Nuradi, Akbar Tandjung tidak membantah karena merupakan kader Partai Golkar dan pernah menjadi Bupati Serdang Bedagai selama dua periode.

Namun, Akbar mengisyaratkan bahwa Partai Golkar memiliki banyak tokoh yang memiliki komitmen kuat bagi kemajuan Sumut dan parpol dengan ciri khas warna kuning tersebut.

Ia mencontohkan keberadaan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu yang cukup dikenal di Sumut.

"Mereka juga orang-orang yang berkiprah cukup lama di Golkar," katanya.(I023)

Pewarta: Irwan Arfa
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026