Jakarta, 30/5 (Antara) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka melemah terkena imbas negatif dari bursa global yang mayoritas berada dalam pelemahan.

IHSG BEI dibuka turun 22,06 poin atau 0,42 persen ke posisi 5.178,64, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah 5,54 poin (0,63 persen) ke level 870,65.

"IHSG BEI melemah pagi ini memfaktorkan sentimen negatif yang terjadi di bursa kawasan Asia," ujar analis Samuel Sekuritas, Benedictus Agung di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pelemahan bursa Asia didorong oleh bursa AS dan Eropa yang tertekan seiring dengan munculnya kekhawatiran bahwa The Fed akan mengurangi program pembelian obligasi.

Ia juga mengatakan revsisi pertumbuhan China oleh lembaga dana moneter internasional (IMF) menambah sentimen negatif bagi bursa global.

Ia memperkirakan saham-saham domestik dengan nilai kapitalisasi besar dari sektor perbankan, konsumer, group Astra diperkirakan dapat menjadi penggerak pelemahan indeks BEI hari ini.

Analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono menambahkan dari dalam negeri pergerakan indeks BEI masih dibayangi depresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Meski demikian, IHSG BEI masih diproyeksikan dengan kecenderungan menguat terbatas. Untuk kondisi saat ini, sebaiknya pemodal melakukan perdagangan jangka pendek pada saham yang memiliki likuiditas tinggi," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 21,75 poin (0,10 persen) ke level 22.576,68, indeks Nikkei-225 turun 329,53 poin (0,30 persen) ke level 13.995,29, dan Straits Times melemah 26,33 poin (0,80 persen) ke posisi 3.340,42. ***3***
(T.KR-ZMF/B/S. Suryatie/S. Suryatie)

Pewarta: Zubi Mahrofi
:

COPYRIGHT © ANTARA 2026