Rantau Prapat, 10/4 (ANTARA) - Bupati Labuhan Batu Tigor Panusunan Siregar melarang kepala sekolah negeri di daerah itu melakukan pengutipan dana dengan dalih apapun kepada setiap pelajar.
"Saya sudah meluncurkan program pendidikan gratis. Jangan lagi melakukan pengutipan dalam bentuk apapun," katanya, dalam acara pelantikan 21 orang kepala sekolah (kepsek) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhan Batu, di Rantau Prapat, Rabu (10/4).
Namun, lanjutnya, kepala sekolah dan komite sekolah masih dapat melakukan penggalangan dana yang bersumber dari murid setelah mendapat persetujuan dari kepala dinas pendidikan Kabupaten Labuhanbatu.
Ia mengingatkan, upaya penggalangan dana oleh kepsek dan komite sekolah harus semata-mata ditujukan untuk kepentingan sekolah atau dalam peningkatan pelayanan proses belajar mengajar.
Sebelum penggalangan dana disetujui, kata dia, kepala dinas pendidikan setempat juga harus mempelajari secara seksama seberapa besar manfaat dari dana yang digalang tersebut untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah yang bersangkutan.
Pada kesempatan itu, Tigor juga mengingatkan para kepala sekolah yang baru dilantik agar senantiasa menjaga amanah yang diberikan.
Amanah yang diberikan ini, katanya, akan dievaluasi setiap saat.
"Sebagai kepala sekolah, saudara harus mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik di sekolah yang saudara pimpin," tambahnya.
Selain itu, ia minta para kepala sekolah mampu menjadikan kawasan sekolah yang mereka pimpin menjadi tempat belajar yang bersih, nyaman, dan asri.
"Saya tidak mau ada sekolah yang WC-nya jorok," ujarnya.
Pewarta: T Nico Adrian:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.