Medan, 25/3 (Antara) - Sumatera Utara masih mengandalkan pasokan beras dari Jawa Timur dan Sumatera Selatan karena panen padi di daerah itu belum banyak.
"Terakhir dua pekan lalu ada pasokan dari Jawa Timur sebanyak 7.500 ton untuk memperkuat stok bahan pangan utama di daerah itu," kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di Medan, Senin.
Dijadwalkan akan ada pasokan beras lagi dari Jawa Timur dan termasuk Sulawesi Selatan.
Sumut memerlukan beras untuk kebutuhan rutin per bulan sebanyak 11.193.300 kilogram .
Rudi mengakui, sebelumnya juga sudah ada beras masuk dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Pasokan dari Sulawesi Selatan misalnya sudah sebanyak 14.000 ton dengan dua pengapalan yakni masing-masing sebanyak 7.800 ton dan 6.200 ton pada Februari.
"Belum ada pasokan impor, kecuali beras PSO (Public Service Obligation) jatah Sumut pada tahun 2012 dari India sebanyak 5.600 ton," katanya.
Kasubbag Program Dinas Pertanian Sumut Lusiantiny, menyebutkan, Sumut tahun 2013 menargetkan produksi padi sebanyak 3.875. 561 ton dari realisasi 2012 yang mencapai 3.841.778 ton.
Dewasa ini sudah ada panen meski belum terlalu banyak dengan hasil yang lumayan bagus.
Pemerintah terus berupaya mengawal produksi agar bertambah banyak.
Pada 2013, sasaran luas tanam padi di Sumut ditargetkan seluas 793.108 hektare dengan produktivitas 48,95 kuintal per hektare.***3***
(T.E016/B/Subagyo/C/Subagyo)

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013