Oleh Evalisa Siregar Medan, 14/3 (Antara) - Perum Bulog Divis I Sumut masih belum bisa menambah pembelian beras petani menyusul panen di daerah itu masih sedikit.
"Belum ada lagi pembelian beras baru diluar 60 ton sebelumnya menyusul panen masih sedikit," kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di Medan, Kamis.
Sebelumnya beras sebanyak 60 ton itu dibeli dari petani di Deliserdang yang merupakan wilayah di bawah Sub Divre Medan.
Menurut dia, hingga dewasa ini, harga pembelian beras petani itu ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.600 per kg atau lebih rendah Rp300 per kg dari harga yang ditetapkan di masa paceklik tahun lalu.
"Harga Rp6.600 per kg karena tidak ada insentif sebesar Rp300 per kg seperti saat pembelian pada masa paceklik tahun lalu."kata Rudi.
Meski belum bisa membeli, Bulog terus melakukan berbagai upaya mengingat proyeksi pembelian beras tahun ini juga semakin besar atau 15.000 ton.
Pembelian beras 15.000 ton itu naik 5.000 ton dari rencana tahun 2012 yang sebanyak 10.000 ton dengan realisasi hampir 100 persen atau 9.496 ton.
Selain dari petani lokal, pengadaan beras di Sumut hingga dewasa ini masih mengandalkan pasokan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
Pengadaan beras petani lokal termasuk pasokan dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan itu memperkuat stok beras Sumut .
Stok beras di gudang Bulog Medan mencapai 75ribuan ton atau cukup untuk enam bulan alokasi kebutuhan daerah itu.
Petani padi di Deliserdang, Sarnen, mengungkapkan, panen memang belum banyak sehingga petani masih lebih memilih untuk kepentingan pribadi.
"Harga jual beras sendiri masih bertahan mahal di kisaran Rp6.300-Rp6.600 per kg,"katanya.***3*** (T.E016/B/Subagyo/Subagyo) 14-03-2013 13:32:39
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013
"Belum ada lagi pembelian beras baru diluar 60 ton sebelumnya menyusul panen masih sedikit," kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di Medan, Kamis.
Sebelumnya beras sebanyak 60 ton itu dibeli dari petani di Deliserdang yang merupakan wilayah di bawah Sub Divre Medan.
Menurut dia, hingga dewasa ini, harga pembelian beras petani itu ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.600 per kg atau lebih rendah Rp300 per kg dari harga yang ditetapkan di masa paceklik tahun lalu.
"Harga Rp6.600 per kg karena tidak ada insentif sebesar Rp300 per kg seperti saat pembelian pada masa paceklik tahun lalu."kata Rudi.
Meski belum bisa membeli, Bulog terus melakukan berbagai upaya mengingat proyeksi pembelian beras tahun ini juga semakin besar atau 15.000 ton.
Pembelian beras 15.000 ton itu naik 5.000 ton dari rencana tahun 2012 yang sebanyak 10.000 ton dengan realisasi hampir 100 persen atau 9.496 ton.
Selain dari petani lokal, pengadaan beras di Sumut hingga dewasa ini masih mengandalkan pasokan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.
Pengadaan beras petani lokal termasuk pasokan dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan itu memperkuat stok beras Sumut .
Stok beras di gudang Bulog Medan mencapai 75ribuan ton atau cukup untuk enam bulan alokasi kebutuhan daerah itu.
Petani padi di Deliserdang, Sarnen, mengungkapkan, panen memang belum banyak sehingga petani masih lebih memilih untuk kepentingan pribadi.
"Harga jual beras sendiri masih bertahan mahal di kisaran Rp6.300-Rp6.600 per kg,"katanya.***3*** (T.E016/B/Subagyo/Subagyo) 14-03-2013 13:32:39
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013