Medan, 20/2 (Antara) - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Sumatera Utara bekerjasama dengan perbankan untuk meningkatkan penyaluran dana kredit khususnya kredit usaha rakyat (KUR).

"Daya serap pengusaha koperasi dan UKM atas dana kredit perbankan khususnya KUR masih rendah sehingga Dinas Koperasi dan UKM Sumut melakukan kerja sama dengan perbankan untuk meningkatkan alokasi pendanaan itu," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Masri, di Medan, Selasa.

Kerja sama dengan perbankan antara lain membantu pengusaha UKM untuk bisa berhadapan dengan perbankan.

Selama ini, kata dia, akibat kekurangan informasi dan masih enggannya berhubungan dengan perbankan, sebagian besar pengusaha UKM dan koperasi masih belum tersentuh bank termasuk untuk penyaluran dana yang merupakan program pemerintah seperti KUR.

"Diskop dan UKM Sumut akan membantu pengusaha koperasi dan UKM untuk bisa berakses atau terakses dengan perbankan," katanya.

Sumut, kata dia, memiliki banyak usaha koperasi dan UKM yang maju khususnya di sektor makanan, minuman, dan hasil kerajinan seperti tenunan.

Tetapi para perajin itu masih perlu dukungan kuat khususnya dalam pendanaan untuk peningkatan produksi, kualitas kemasan hingga promosi.

Head Business Banking, BNI Kantor Wilayah Medan, Julius D Aritonang, mengakui adanya kerja sama Diskop dan UKM Sumut dengan perbankan termasuk BNI untuk peningkatan penyaluran kredit khususnya KUR.

Kebetulan, kata dia, BNI tahun ini juga menargetkan lebih besar penyaluran KUR dari angka tahun lalu yang sebesar Rp150 miliar atau menjadi Rp200 miliar.

Dia mengakui, masih besarnya potensi koperasi dan UKM di Sumut untuk mendapatkan KUR.

Meski realisasi penyaluran KUR tahun lalu tidak mencapai target sebesar Rp150 miliar atau hanya Rp120an miliar, tetapi tahun ini BNI optimistis bisa merealisasikan proyeksi penyaluran KUR yang sejumlah Rp200 miliar.

"Keoptimisan manajemen merealisasikan target KUR itu karena ada kerja sama dengan Diskop dan UKM Sumut termasuk sinergi yang akan dilakukan dengan asosiasi dari berbagai usaha," katanya.

Sinergi BNI dan Dinas Koperasi dan UKM Sumut diharapkan bisa semakin membuat manajemen memberikan dana KUR lebih banyak ke pengusaha atau kelompok usaha yang tepat.

Mengacu pada adanya kerja sama dengan Diskop dan UKM itu pulalah, maka BNI memperhitungkan tahun ini, kecenderungan terbesar penyaluran KUR untuk sektor perdagangan dan pertanian dari tahun lalu yang ke usaha jasa transportasi.

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013