Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Plt Bupati Syah Afandin melaksanakan silaturahmi bersama Forkopimda dengan masyarakat Kabupaten Langkat bertempat di Jentera Malay Rumah Dinas Bupati Langkat, di Stabat, Selasa (18/7).

Syah Afandin mengatakan pihaknya merasa berbesar hati atas kehadiran Gubernur semoga kebersamaan dalam silaturrahmi ini akan terus semakin menguat. 

"Silaturrahmi menjadi salah satu bagian penting yang harus kita biasakan sehingga dengan pertemuan ini akan didapat informasi sekaligus saling bertukar pikiran atau saling memberikan masukan," katanya.

"Harapan saya silaturrahmi yang dilakukan hari ini  dapat terus kita rawat dan jaga bagi kebaikan kita bersama dalam menyikapi berbagai permasalahan yang terjadi untuk dapat mengantisipasi dan mencari jalan keluarnya berbekal informasi  dan masukan yang kita dapatkan," sambung Syah Afandin.

"Kiranya tetap kami harapkan dukungan dari bapak ibu seluruhnya para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat terkhusus bagi masyarakat kabupaten Langkat," ujarnya.

Afandin dikesempatan ini atas nama seluruh masyarakat menyampaikan terima kasih atas diberikannya bantuan terhadap beberapa kegiatan yang di laksanakan masing-masing perangkat daerah provinsi yang antara lain dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral provinsi Sumatera Utara berupa pemberian bantuan sambungan listrik bagi masyarakat miskin sebanyak 250 KK yang tersebar pada sembilan kecamatan di Jabupaten Langkat. 

Peresmian pompa air PLTS untuk pertanian di Desa Gunung Tinggi  Kecamatan Sirapit, Dinas  Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumatera Utara berupa pemberian asuransi  jiwa bagi para nelayan di Kabupaten Langkat sebanyak 575 orang

Badan Kesbangpol provinsi Sumatera Utara berupa pemberian bantuan sembako sebanyak 800 paket. 

Pada kesempatan itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyampaikan banyak orang Kabupaten Langkat telah berangkat ke luar negeri salah satunya menunaikan Ibadah Haji ke Mekkah dan Langkat sangat identik dengan Agama Islam. 

Sementara pada bagian lain Edy Rahmayadi menyampaikan piramida penduduk Indonesia Tahun 2020 bahwa jumlah perempuan lebih banyak dari jumlah laki-laki , maka Pelayanan Posyandu dan KB digunakan sebagai sarana untuk menekan lonjakan jumlah penduduk di Langkat dan ada juga Plus Minus dan merupakan wilayah yang kaya raya karena sebagai penghasil minyak mentah pada zaman Belanda. 

Edy juga menjelaskan perkiraan uang yang beredar di Provinsi Sumatera Utara sebagai penggerak perekonomian terdiri dari kredit Rp 248 triliun, Investasi Rp 41 triliun, APBD Rp 60 triliun, konsumsi masyarakat Rp 205 triliun dengan total Rp 552 triliun. 

"Dimana APBD berfungsi sebagai stimulus perekonomian daerah untuk menggerakkan perekonomian selain gaji pegawai juga ada belanja program sektor rill sepertik sektor pertanian, UMKM, Industri dan Belanja Modal Infrastruktur APBD juga di gunakan untuk memberikan Belanja Sosial (BLT) yang akan meningkatkan konsumsi masyarakat," ujar Edy Rahmayadi.
 

Pewarta: H.Imam Fauzi

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023