Dulu, Juli Boru Simangunsong hanya bisa pasrah jika hujan mengguyur walau hanya sekejap saja. Sebab, kondisi jalan menuju ladangnya bakal rusak parah. 

Situasi itu membuat Juli selalu berdoa, agar kelak ada pembenahan jalan di tempat tinggalnya. 

Juli merupakan warga Dusun Huta Sombahuta, Desa Nagori Tanjung Maraja, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

"Kalau dulu, hujan sedikit saja jalan sudah tidak bisa dilalui. Akhirnya saya tidak bisa ke ladang. Makanya kami terus berdoa dan berharap supaya ada perbaikan di sini," kata Juli saat berbincang di teras rumahnya, Senin (31/10/2022).

Di kampung ini, mayoritas warga berprofesi sebagai petani. Mulai dari sawah hingga kelapa sawit. Selama ini, mereka sangat bergantung pada akses jalan untuk mengangkut hasil produksi pertanian. 

"Di sini rata-rata warganya petani. Jadi kami sangat perlu sekali ada perbaikan jalan, baik untuk angkut hasil pertanian atau ke kampung sebelah," kata warga lainnya, Reza Siahaan.

Harapan dan doa warga akhirnya terkabul. Kini, kondisi jalan di Dusun Huta Sombahuta telah jauh berbeda berkat pembenahan yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Bah Jambi.

Pada September 2022 lalu, manajemen kebun membangun rabat beton di jalan ini sepanjang 135 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Pengerjaan tuntas pada akhir Oktober 2022.

Menurut Manajer PTPN IV Kebun Bah Jambi Tri Mangkurat, perbaikan jalan dilakukan setelah perusahaan melakukan dialog dengan warga setempat. 

Setelah memahami kebutuhan mereka, manajemen kebun memutuskan untuk membantu melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN IV.

"Jalan ini merupakan akses untuk membawa hasil bumi, kemudian jalan untuk anak-anak sekolah. Jadi kami harap ini bisa mempermudah, karena mungkin yang selama ini lebih jauh karena harus memutar," kata Tri.

Hingga Triwulan III/2022, Kebun Bah Jambi telah menyalurkan Rp201.219.000 bantuan TJSL. Nilainya tercatat meningkat sebesar 384,8 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau secara year on year (yoy).

Menurut Tri, penyaluran TJSL tahun ini meningkat seiring kesuksesan perusahaan mendongkrak pendapatan. 

Hingga Triwulan III/2022, produksi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit Kebun Bah Jambi PTPN IV tercatat mencapai 82.676 ton. Jumlahnya meningkat sebesar enam persen (yoy).

Lebih lanjut, Tri berharap warga setempat bisa bersama-sama turut merawat jalan yang telah diperbaiki. Termasuk membantu perusahaan dalam menjaga aset-aset yang berada di sekitar kampung. 

"Kalau harapan kami dari perusahaan kepada masyarakat, yaitu bagaimana keberadaan kami ini bisa diterima, kemudian masyarakat juga saling menjaga aset perusahaan di sini," katanya.

Selain pembangunan rabat beton jalan, lanjut Tri, PTPN IV Kebun Bah Jambi juga telah menyalurkan berbagai bantuan TJSL pada tahun ini. 

Antara lain bantuan mobiler meja dan kursi untuk Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Nurul Iman Huta Bahjoga Selatan serta Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Al Khairiyah Nagori Bangun.

PTPN IV Kebun Bah Jambi juga tercatat membantu pembenahan jalan warga di Desa Nagori Bosar Galugur Huta Huguan sepanjang 200 meter.

"Pada tahun ini, dana CSR yang kami ajukan lebih besar, karena kami melihat di sekitar kebun ini lokasinya sangat strategis dan dikelilingi banyak nagori atau desa. Dan setiap desa itu kami lihat sangat membutuhkan bantuan," kata Tri.

Menurut Kepala Dusun Huta Sombahuta Janes Situmorang, kampung tersebut terdiri atas 86 Kepala Keluarga. Mayoritas warga berprofesi sebagai petani. 

"Terus terang kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Perbaikan ini kami harap mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena hasil pertaniannya bertambah," ujar Janes.

Menurut Penjabat Kepala Desa Nagori Tanjung Maraja Arnol Banjarnahor, infrastuktur jalan yang dibenahi PTPN IV Kebun Bah Jambi ini sebenarnya sangat strategis.

Sebab, jalan tersebut menjadi akses yang dapat menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Simalungun. Yakni Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dan Kecamatan Huta Bayu Raja. Arnol mengatakan, Desa Nagori Tanjung Maraja terdiri atas 565 Kepala Keluarga. 

"Kami harap CSR perusahaan terus berkesinambungan. Karena ini sangat membantu masyarakat kami. Dulu kondisi di sini parah, kalau hujan sedikit saja langsung becek. Makanya kami bersyukur jalan diperbaiki. Apalagi bisa menghubungkan dua kecamatan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Riza Fahlevi Naim berharap bantuan yang disalurkan perusahaan mampu berkontribusi positif bagi masyakarat.

"Perusahaan terus berkomitmen untuk membantu masyarakat yang ada di sekitar area perkebunan. Sehingga manfaat keberadaan PTPN IV dapat dinikmati oleh semua kalangan," pungkas Riza.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022