Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan fasilitas bagi nelayan Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu, Menteri BUMN mengatakan fasilitas prioritas itu di antaranya adalah pasokan BBM yang terjangkau dan memadai serta pembiayaan usaha.

ia akan memastikan bahwa ketersediaan BBM pada wilayah sentra nelayan memadai.

"Saya telah mendengar bahwa 60-70 persen dari biaya melaut nelayan adalah untuk membeli BBM. Maka, sewajarnya di tiap-tiap kantung nelayan ada layanan BBM," ujar Erick Thohir.

Erick meyakini bahwa nelayan memiliki peran sentral bagi masa depan Indonesia. Tidak hanya masa depan perekonomian, melainkan pula kedaulatan pangan.

Oleh karena itu, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung terciptanya ekosistem usaha nelayan yang maju.

"Saya yakin masa depan pangan kita ada di laut. Ada di tangan bapak dan ibu nelayan kecil dan tradisional Indonesia. Karenanya, ekosistem usaha nelayan harus terus disehatkan. Mulai dari akses terhadap BBM, pembiayaan hingga pemasaran," ujar Erick.

Baca juga: Menteri Erick Thohir: Agen BRILink ujung tombak bantu UMKM naik kelas

Tidak hanya soal BBM, Erick pun menggaransi bahwa BUMN akan memprioritaskan pembiayaan bagi nelayan.

Menurut dia, sejumlah bank Himbara telah memberikan sejumlah fasilitas pembiayaan dan kredit usaha berbunga rendah, khususnya untuk nelayan.

Erick ingin fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh nelayan, khususnya nelayan di Muncar Banyuwangi yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra nelayan di Jawa Timur.

"Kalau Muncar ingin kami kembalikan pada kejayaannya sebagai salah satu sentra perikanan nasional, maka ekosistem usaha perikanannya harus memudahkan nelayan kecil dan tradisional tumbuh kembang. Akses terhadap modal, pembiayaan, pemasaran dan kemitraan harus tersedia," jamin Erick.

Pewarta: Aji Cakti

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2022