National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara optimistis mampu meraih 40 medali emas pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua 2020, yang akan berlangsung mulai 2 hingga 15 November 2021.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting di Medan, Rabu, mengatakan, pihaknya optimistis target itu dapat terwujud, apalagi tahun ini Sumut mengirimkan atlet lebih banyak dari Peparnas sebelumnya.

"Jumlah atlet kita tambah karena ingin pertahankan ranking 3 pada empat tahun lalu. Kita lihat peta kekuatan di nasional sekarang sangat ketat. Makanya, kita coba tambah 15 atlet dari empat tahun lalu," katanya di Medan, Rabu (18/8).

Baca juga: NPC Sumut siapkan 65 atlet hadapi Peparnas Papua

Demi mewujudkan hal itu, ia menargetkan 40 medali emas bisa diraih. Alan optimistis, sejumlah cabang olahraga akan kembali menjadi lumbung medali, seperti atletik yang ditargetkan bisa meraih 20 emas.

"Ada beberapa cabor yang mendominasi medali emas, contoh cabor atletik. Bahkan pelatih sudah menargetkan 20 medali emas dari 22 atlet. Begitu juga judo, catur, angkat berat sudah punya target. Makanya target kita di Papua itu minimal bisa dapat 40 medali emas," katanya.

Tidak hanya mengandalkan cabang atletik, sejumlah cabang yang baru akan tampil perdana di Peparnas juga diyakini bisa mempersembahkan medali emas. Seperti cabang tenis lapangan kursi roda dan panahan, minimal satu medali emas bisa dibawa pulang.

“Tahun ini kita perdana berangkatkan panahan dan tenis lapangan. Ini punya peluang besar juga meraih medali. Tenis lapangan memang kita kirim atlet muda 18 tahun. Peluang mendapatkan satu emas dari tenis lapangan bisa kita capai. Begitu juga panahan, ada 3 atlet yang sudah lampaui skor nasional,” katanya.

“Dari 9 cabor yang kita persiapkan semua atlet menunjukkan peningkatan prestasi. Bahkan limit – limit internasional sudah dipecahkan beberapa atlet. Insyaallah, sangat optimis dengan persiapan mereka baik, prestasi akan lebih baik,” tambah Alan.

Pewarta: Juraidi

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021