Upaya Barcelona untuk menawarkan Lionel Messi kontrak baru saat ini tertunda oleh langkah-langkah kontrol finansial La Liga Spanyol, ungkap presiden klub Joan Laporta setelah pemain asal Argentina itu menjadi berstatus bebas transfer.

Messi saat ini tidak terikat dengan klub manapun setelah kontraknya bersama Barcelona habis pada 30 Juni dan Laporta mengatakan bahwa pemain berusia 34 tahun itu ingin bertahan di Katalunya.

Laporta menjelaskan bahwa upaya mereka untuk memperpanjang kontrak Messi harus sesuai dengan persyaratan liga.

Baca juga: Messi khawatir tertular COVID-19 jelang laga perdana Argentina

"Ini berjalan dengan baik, ia ingin bertahan dan kami melakukan semua upaya untuk memastikan ia melakukannya. Namun, kami harus menyeimbangkannya dengan financial fair play," kata Laporta kepada stasiun radio Spanyol Onda Cero, yang dikutip Reuters pada Kamis(1/7) 

"Ada banyak pilihan dan kami sedang mempertimbangkan mana yang terbaik untuk kedua belah pihak. Namun, kami ingin ia bertahan dan begitu juga dengannya, kami ingin memberinya tim yang paling kompetitif."

La Liga memperkenalkan langkah-langkah pengendalian finansial pada 2013 dengan menetapkan jumlah dana maksimum yang dapat dihabiskan setiap klub untuk skuat dan staf pelatih setiap musim, dikondisikan oleh pendapatan mereka.

Barca memiliki pendapatan tertinggi di sepak bola dunia menurut Deloitte Money League tahun ini, meski pendapatannya turun 125 juta euro tahun lalu karena dampak pandemi COVID-19.

Pada awal musim 2019-20, alokasi anggaran maksimum Barca mencapai 1,47 miliar euro oleh La Liga yang menyusut menjadi 733 juta untuk musim lalu.

Kemungkinan besar anggaran Barca akan kembali turun musim 2021-22 setelah sepanjang musim tanpa penjualan tiket dan situasi di bursa transfer.
 

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021