Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah 1 Medan mencatat selama Maret 2021 terjadi 131 getaran gempa bumi di Sumatera Utara.

"Gempa bumi di bulan Maret didominasi oleh 2 segmen dan 1 sesar lokal di Sumatera Bagian Utara," kata Plt. Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah 1 Medan, Eridawati di Medan, Kamis.

Gempa bumi yang terjadi sangat bervariasi dengan kekuatan Magnitudo 2-5, dan dominan gempa dibawah Magnitudo 5 dengan kedalaman gempa dangkal sampai menengah.

Baca juga: Waspadai potensi badai guntur di pegunungan Sumut

"Kejadian gempabumi di darat berjumlah 94 kejadian, dan 37 kejadian terjadi di laut," katanya.

Staf analisis Pusat Gempabumi Regional I, Resa, menjelaskan dari monitoring PGR1, gempa signifikan terjadi di segment Aceh Central, Provinsi Aceh dan kejadian gempa lokal di Pulau Samosir, Sumatera Utara selama bulan Maret 2021.

Distribusi kejadian gempa bumi didominasi oleh 2 segmen dari sistem sesar Sumatera yaitu segmen Aceh Central dan segmen Toru serta sesar lokal di Samosir yang di asumsikan adanya intrusi fluida ke zona seismogenik.

BBMKG Wilayah I juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak perlu panik yang berlebihan dengan adanya kejadian gempa.

Tetap mewaspadai potensi dan risiko terjadinya gempa besar dengan mempersiapkan jalur mitigasi ke daerah yang dianggap aman, terutama yang berada di ketinggian.

"Masyarakat dipersilakan untuk menghubungi BMKG Medan untuk mendapatkan informasi yang benar," katanya didampingi Endah Puspita Sari selaku fungsional PMG Pertama BBMKG Wilayah I Medan.

Pewarta: Rilis

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021