DPRD Kota Medan meminta Pemkot Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum setempat menyelesaikan proyek pembangunan jembatan Titi Dua Sicanang di Kecamatan Medan Belawan dan menjadi prioritas tahun ini.

"Kalau tidak, ini terus berulang-ulang dan jembatan tidak siap juga. Kasihan masyarakat di sana," ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak di Medan, Senin (8/2).

Pernyataan itu terungkap ketika rapat dengar pendapat diikuti anggota Komisi IV bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Zulfansyah Ali Saputra, dan Forum Aliansi Masyarakat Sicanang (Formasi) di Gedung DPRD Kota Medan.

"Apalagi saat ini sudah dilakukan lelang. Kita berharap tidak terulang, dikerjakan profesional dan oleh kontraktor yang mampu," terang anggota DPRD Medan, Daniel Pinem.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Zulfansyah Ali Saputra menerangkan, Jembatan Titi Dua Sicanang sepanjang 25 meter pembangunannya dimulai sejak 2017.

Pembangunan jembatan yang sempat dua kali roboh itu kembali dilakukan tahun ini dengan anggaran Rp8 miliar. "Persiapan masuk tahap tender, dan dimulai di April 2021. Persoalannya pembangunan jembatan itu adalah kondisi alam, perubahan desain," katanya.

Ketua Formasi, Togu Urbanus Silaen, mengatakan masyarakat Sicanang sudah lelah akibat jembatan tersebut tidak selesai tahap pembangunan. "Ada 19 ribu masyarakat bermukim di kawasan itu, sehingga perekonomian terganggu. Kami mohon diselesaikan tahun ini. Kami siap mendukung. Kami terdepan, jika ada yang tidak mendukung," tegasnya.

Pewarta: Muhammad Said

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021