Perum Bulog Sumatera Utara (Sumut) memastikan stok daging sapi beku untuk kebutuhan konsumen di daerah itu tetap aman hingga  awal tahun 2021.

"Masih ada stok daging sapi beku sebanyak 11,22 ton. Jumlah itu mencukupi untuk kebutuhan hingga akhir tahun 2020 dan bahkan awal 2021," ujar Pemimpin Perum Bulog Sumut Arwakhudin Widiarso di Medan, Kamis (24/12).

Menurut dia, permintaan daging sapi beku tidak terlalu banyak hingga H-1 Natal.

Permintaan yang sepi itu, kata dia, juga tidak terlepas dari dampak pandemi COVID-19.

Baca juga: Bulog Sumut tingkatkan penjualan beras untuk kebutuhan Natal

"Meski permintaan tidak banyak, namun Bulog tetap menyiapkan stok memadai untuk mengantisipasi tiba-tiba terjadi lonjakan permintaan hingga awal 2021," ujar Wiwied, panggilan akrab Arwakhudin Widiarso.

Ada pun harga jual daging sapi beku impor itu Rp90.000 per kilogram atau lebih murah dari harga daging sapi segar yang sudah di atas Rp120. 000 per kilogram.

Stok daging Bulog semakin kuat setelah ada lagi pasokan daging kerbau beku sejak pekan lalu.

Stok daging kerbau beku, kata dia, ada 22,95 ton hingga Kamis.

"Ketersediaan daging kerbau beku yang dijual Rp72. 000 per kilogram itu memperkuat stok daging Bulog untuk memenuhi kebutuhan konsumen di Natal dan tahun baru," katanya.

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020