Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Efendi Nasution menjadi pembicara pada Latihan Kader (LK) II Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Padangsidimpuan di Aula Hotel Torsibohi, Sipirok, Tapanuli Selatan.

Wali kota dalam kesempatan itu dalam materinya yang mengangkat topik soal perubahan sosial mengatakan pemuda dan mahasiswa memiliki peran utama pada perubahan, pembaharuan dan pembangunan didalam masyarakat. 

"Melalui LK II ini, tentunya ini akan menjadi media untuk silaturahmi dan menambah jaringan agar mampu beradaptasi dan membaca arus zaman, sehingga HMI tetap dapat menjaga eksistensinya," katanya.

Baca juga: Wali Kota Padangsidimpuan lepas 16 karateka ke kejurda Sumut

Ia juga menambahkan kader HMI harus mampu memahami semangat pendiri HMI Lafran Pane dan berharap LK II itu tidak hanya menjadi kegiatan rutin belaka.

Acara tersebut juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Baca juga: Wali Kota Padangsidimpuan tegaskan Zainap sehat

Salah seorang peserta bertanya tentang perubahan sosial soal teori konflik, seperti dalam menyikapi PKL, apa yang sudah pemerintah lakukan? 

Wali Kota Irsan menjawab badan jalan yang dipakai PKL utamanya Jalan Thamrin, Patrice Lumumba dan Mongonsidi yang merupakan wajah dari Kota Padangsidimpuan.

"Pemerintah terus melakukan penataan terhadap PKL sesuai dengan Perda, dalam menegakkan peraturan, kita harus tegas dan itu memerlukan waktu yang tdk sedikit, tapi dalam 1 tahun ini kita upayakan permasalahan ini akan kita selesaikan, Sebagai pemimpin kita akan ambil resiko," katanya.

 

Pewarta: Khairul Arief

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2020