Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat memverifikasi keberadaan buaya di aliran sungai Batang Tapakis, Korong Batang Tapakis, Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang yang meresahkan warga setempat.

"Kami sudah menelusuri sungai Batang Tapakis untuk memastikan keberadaan buaya yang meresahkan warga itu," kata Kepala BKSDA Resor Kabupaten Padang Pariaman, Andrick di Parit Malintang, Selasa.

Namun, lanjutnya hingga saat ini pihaknya terkendala air sungai yang deras dan keruh akibat hujan yang mengguyur di daerah itu sehingga belum melihat secara langsung buaya tersebut.

Baca juga: Warga Pangkalpinang diminta waspadai buaya dan ular saat banjir

Meskipun pihaknya sedang memverifikasi keberadaan buaya tersebut, namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab munculnya buaya itu karena peristiwanya baru pertama kali.

"Berdasarkan pengakuan warga baru pertama kali melihat buaya di sungai itu," katanya.

Ia mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di aliran sungai Batang Tapakis tersebut agar tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan.

Baca juga: Warga temukan mayat tidak utuh diduga dimangsa buaya

"Kami ingin warga selamat dan buaya ini juga selamat," ujarnya.

Sementara itu, Wali Korong Batang Tapakis Januar Efendi mengatakan akibat kemunculan buaya itu membuat warga setempat resah.

"Buaya sudah terlihat oleh warga sejak seminggu belakangan ini," ujar dia.

Baca juga: Saat cari ikan, seorang warga Tulang Bawang tewas diterkam buaya

Informasi yang diperolehnya buaya tersebut berjumlah enam ekor bahkan ada yang memiliki panjang enam meter.

Ia menyampaikan kemunculan buaya tersebut tidak sekaligus, namun terpisah dan di hari yang berbeda.

Pewarta: Altas Maulana

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019