Ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan yang sebagian besar mengenakan seragam sekolah dan Pramuka melakukan aksi demonstrasi ke DPRD Sumut, Jumat.

Sebelum bergerak ke DPRD Sumut, para pelajar tersebut berkumpul di Lapangan Merdeka Medan sambil menunggu teman-temannya yang lain datang.

Tanpa tuntutan yang jelas para pelajar tersebut mulai bergerak menuju DPRD Sumut sambil terus menyanyikan lagu-lagu perjuangan.

Baca juga: Aksi di DPRD Sumut, seorang pelajar bawa bom molotov

Sesampai di depan gedung DPRD Sumut, langkah mereka terhenti karena terhadang blokade kawat berduri yang sebelumnya telah dipasang pihak kepolisian.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto melalui pengeras suara mengimbau kepada para pelajar untuk membubarkan diri.

Karena menurut dia aksi yang dilakukan para pelajar tersebut ilegal dan tanpa pemberitahuan sebelumnya dengan pihak yang berwenang.

"Ayo pulang karena aksi kalian tidak benar. Ayo, pulang kembali ke rumah masing-masing. Masa depan kalian masih panjang. Belajar yang baik di sekolah," katanya.

Ia juga mengingatkan kepada para pelajar agar jangan mau diadu domba dan ditunggangi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Ayo, adik-adik silakan pulang.Terimakasih kepada adik-adik yang sudah mau mendengar imbauan kami. Jangan mau diprovokasi dan jangan mau diadu domba," katanya.

Secara perlahan dan satu persatu para pelajar tersebut mulai membubarkan diri kembali ke rumahnya masing-masing.
 

Pewarta: Juraidi

Editor : Riza Mulyadi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019