Militer Amerika Serikat pada Jumat menuduh Pengawal Revolusi Iran (IRGC) bertanggung jawab secara langsung atas serangan tangker di lepas pantai Uni Emirat Arab bulan ini, menggambarkannya sebagai bagian dari "manuver" Teheran untuk mengendalikan pengerahan AS yang baru-baru ini dilakukan.

"Serangan terhadap tangker di pelabuhan Fujairah kami kaitkan dengan IRGC," kata direktur Staf Gabungan, Laksamana Muda Michael Gilday. Pentagon juga mengaitkan ranjau yang digunakan dalam serangan dengan IRGC. Pihaknya menolak menggambarkan "cara pengiriman" ranjau tersebut.

Pernyataan itu disampaikan saat konferensi pers Pentagon yang menjelaskan rencana pengiriman 900 pasukan tambahan, termasuk insinyur, ke Timur Tengah. Penambahan pasukan dimaksudkan untuk memperkuat pertahanan AS dan memperluas pengerahan sekitar 600 personel yang  mengoperasikan rudal Patriot.

Sumber: Reuters


 

Pewarta: Asri Mayang Sari

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019