Tanjungbalai (Antaranews Sumut) -
Dinas perdagangan dan perindustrian (Disdagper) Pemkot Tanjungbalai bersama TP PKK menggelar pelatihan bagi warga untuk menciptakan wirausaha baru, berupa pembuatan wadah hantaran.

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tanjungbalai Hj.Sri Silvisa Novita Syahrial, dengan menyertakan kaum ibu anggota Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) daerah setempat.

Hj.Sri Silvisa Novita Syahrial dalam sambutannya mengatakan, pelatihan membuat wadah hantaran dalam adat melayu pada acara lamaran/pernikahan itu bertujuan untuk mendongkrak tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Selain untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan, melalui pelatihan ini diharapkan para anggota PKK memiliki keterampilan yang berguna menciptakan usaha baru dalam membantu penghasilan keluarga,” ujarnya. 

Menurut Hj.Sri Silvisa Novita Syahrial, berdasarkan pengalaman pribadinya yang pernah menekuni usaha tersebut dan berbekal ilmu desain yang dimiliki, ia terus menggali keahlian mengikuti perkembangan zaman dan selera konsumen terhadap wadah hantaran tersebut agar permintaan terus meningkat.

Dikatakannya, saat ini bentuk dan desain hantaran di Kota Tanjungbalai kurang update, belum mengikuti perkembangan sehingga perlu berinovasi sesuai kemajuan jaman dan selera konsumen.

"Melalui pelatihan ini diharapkan ada inovasi dan perubahan desain baru agar nantinya mampu bersaing dengan produk daerah lainnya di Indonesia," ujar Hj.Sri Silvisa Novita Syahrial.

Kepala Disdagper Kota Tanjungbalai Arman Fadillah menjelaskan, peserta pelatihan sebanyak 10 orang dari kalangan anggota PKK PKK tinngkat Kota, Kecamatan dan Kelurahan se Kota Tanjungbalai.

"Dengan membuat dan menjual souvenir hantaran ini kedepannya kaum ibu pelaku wirausaha wadah hantaran tersebut bisa menambah pendapatan keluarga," kata Arman, Selasa (29/1).

Pewarta: Yan Aswika

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019