Langkat  (Antaranews Sumut) - Stok daging sapi buat kurban warga di kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dalam perayan Hari Raya Idul Adha ini sangat mencukupi, karena peternak sudah menyediakannya sejak jauh hari.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat Supriadi, di Stabat, mengatakan hal itu berdasarkan laporan dari berbagai pengelola kelompok ternak maupun peternak sendiri serta hasil kunjungan kita kelapangan, melihat dari dekat stok sapi, kambing, domba.  

"Warga tidak perlu khawatir karena sentra pengembangan ternak sapi dan kambing, domba di Langkat sudah menyediakannya," katanya.

Sekarang ini saja untuk sapi populasinya mencapai 193.074 ekor sementara untuk kambing 285.609 ekor untuk domba 362.604 ekor, katanya.

Pihaknya juga sudah mengintruksikan agar para peternak tetap menjaga dan memelihara kesehatan dari hewan ternaknya yang akan dijual, agar nantinya tidak ditemukan penyakit mulut, atau cacing, ketika hendak disembelih.

Untuk itu, instansinya juga akan segera mendirikan posko guna membantu para peternak untuk memeriksa hewan ternak mereka yang hendak diperjual belikan, ujarnya.

Kepada warga masyarakat juga diingatkan untuk tetap mengutamakan kehalalan, sehat, dari daging sapi, kambing, domba yang hendak dikurbankan. Teliti terlebih dahulu sebelum membeli hewan kurban, apakah berpenyakit apa tidak.

"Bila berpenyakit tentu harus dikembalikan kepada peternak penjual, untuk itu diharapkan harus terus melakukan kordinasi dengan peternak penyedia hewan kurban," pintanya.
 
Ridwan salah seorang peternak sapi di Stabat menjelaskan stok hewan kurban di peternakannya mencukupi, baik sapi, kambing maupun domba dengan harga yang bervariasi, tergantung berat yang dibutuhkan oleh warga.

Semisal daging sapi dengan berat 60 kilogram di jual seharga Rp12 Juta, untuk 70 kilogram seharga Rp 13 Juta, malah ada sapi miliknya yang dibandrol dengan harga Rp50 Juta, jenisnya ada Brahmana, Simental, maupun juga sapi Aceh atau juga sapi lokal (kampung).***3***   

Pewarta: H.Imam Fauzi

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2018