Tapanuli Selatan,16/2(Antarasumut)-Warga masyarakat petani khususnya Desa Sorimanaon, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan akan melakukan perburuan hama tikus.

Perburuan tikus tersebut mereka jadwalkan usai sholat Jumat 17 Februari 2017, karena tikus-tikus tersebut sudah merusak sejumlah hektare tanaman padi sawah milik petani daerah itu.

Demikian disampaikan Kepala Desa Sorimanaon Ihsan Hasibuan kepada Antarasumut, Kamis. Kata dia dalam berburu tikus itu masyarakat petani bersama-sama unsur pimpinan kecamatan setempat

"Kita sudah layangkan surat ke Camat, Kapolsek, Danramil, pihak pertanian setempat untuk turut serta bersama petani membasmi hama tikus yang semakin ganas dalam pekan terakhir ini,"katanya.

Ia mengatakan dalam perburuannya mereka akan menggunakan tiran yang berisi racun belerang, kemudian diledakkan lewat sumbu yang terlebih dulu disulut api, persis meledakkan mercon.

"Mudah-mudahan upaya itu dapat berhasil membunuh tikus-tikus yang sudah sangat merugikan petani sawah tersebut,"terangnya.

Ihsan juga meminta pro aktif masyarakat petani khususnya yang ada di Batang Angkola dan umumnya di Tapanuli Selatan dapat melakukan aksi serupa guna memperkecil ruang lingkup hama tikus.

"Tidak tahu lagi luasan hektare benih padi utamanya di Batang Angkola yang hancur akibat serangan hama tikus itu," sebutnya.

Tikus tikus itu memakan pangkal benih padi yang baru saja disemai, kemudian warna benih berubah dari hijau menjadi kuning kemerahan lalu mati, begitu seterusnya.

Persawahan yang sudah menjadi korban milik petani Ibrahim Hasibuan, Eyun Harahap, dan Khairul Saleh Desa Sorimanaon, Batang Angkola.

Akibat hama tikus tersebut dikhawatirkan petani di Batang Angkola khususnya di desa Sorimanaon untuk musim tanam awal 2017 akan mengalamai gagal panen.

Pewarta: Kodir Pohan

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2017