Medan, 31/12 (Antarasumut) - Pendapatan Sumatera Utara di 2016 melampaui target atau mencapai 105 persen dari yang ditargetkan di P-APBD sebesar Rp10,263 triliun.

"Realisasi pendapatan 2016 yang sebesar Rp10,5 triliun itu menggembirakan karena di atas target dan naik terus dari tahun sebelumnya," ujar Gubernur Sumut HT Erry Nuradi di Medan, Sabtu.

Pada 2015, realisasi hanya 100,04 persen dari yang ditargetkan.

Target APBD Induk Sumut 2016 sendiri Rp9.973.988.772.169.

Dengan pencapaian pendapatan di atas target, maka dipastikan tidak ada terjadi gagal bayar pada berbagai proyek pembangunan.

"Kecuali dokumennya tidak lengkap, maka gagal bayar diyakini tidak terjadi karena pendapatan di atas target," kata Erry.

Dengan kenaikan pendapatan di 2016, maka pada tahun 2017, pendapatan ditargetkan bisa sebesar Rp12,50 triliun.

"Kenaikan memang cukup besar atau naik hampir 70 persen dari tahun 2014 yang masih Rp7 triliun. Tetapi diyakini target pendapatan itu bisa dicapai juga seperti 2016," katanya.

Menurut Erry, kenaikan pendapatan antara lain dari penerimaan berbagai pajak termasuk pajak rokok.

Pendapatan yang naik juga karena ada Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) APBD Sumut.

Dengan pendapatan yang lebih besar, Pemprov Sumut berharap belanja langsung bisa lebih banyak juga atau di atas 30 persen seperti yang diharapkan Kementerian Dalam Negeri.

Sementara belanja modal bisa 20 persen. 

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor : Tengku Amri


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016