Medan, 1/2 (Antara) - Bulog Sumatera Utara menjamin stok beras untuk daerah itu aman hingga beberapa bulan ke depan meski ada tambahan pengeluaran untuk bencana banjir Langkat.
"Stok beras masih aman. Ada sekitar 48.000 ton beras dimana jumlah itu bisa untuk sekitar empat bulan alokasi rutin Sumut,"kata Humas Bulog Sumut, Rudy Adlyn di Medan, Sabtu malam.
Stok beras itu akan tetap aman meski Bulog harus mencanangkan penyaluran untuk bantuan bencana alam seperti banjir di Langkat.
Sejak bencana banjir di Langkat Desember lalu, Bulog sudah menggelontorkan 40 ton beras ke daerah itu.
Stok akan semakin aman karena dipastikan bakal ada masuk beras public service obligation (PSO) untuk penguatan stok beras di daerah tersebut.
"Dengan perhitungan-perhitungan itu, diyakini stok beras Sumut akan aman," katanya.
Bahkan, ujar Rudi, Bulog siap melakukan operasi pasar (OP) apabila harga beras bergerak naik di luar kewajaran.
"Memang sedang terjadi kenaikan harga beras di pasar, tetapi dinilai masih dalam kewajaran sehingga belum dilakukan OP beras,"katanya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumut, Bidar Alamsyah menyebutkan, tim-nya terus meningkatkan pengawasan peredaran dan harga barang di pasar.
Selain itu, koordinasi antarinstansi semakin diperkuat untuk menjaga kelangkaan dan lonjakan harga barang.
"Khusus beras, Disperindag melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Bulog dan sejauh ini dinyatakan tidak ada masalah serius dengan beras,"katanya.
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015
"Stok beras masih aman. Ada sekitar 48.000 ton beras dimana jumlah itu bisa untuk sekitar empat bulan alokasi rutin Sumut,"kata Humas Bulog Sumut, Rudy Adlyn di Medan, Sabtu malam.
Stok beras itu akan tetap aman meski Bulog harus mencanangkan penyaluran untuk bantuan bencana alam seperti banjir di Langkat.
Sejak bencana banjir di Langkat Desember lalu, Bulog sudah menggelontorkan 40 ton beras ke daerah itu.
Stok akan semakin aman karena dipastikan bakal ada masuk beras public service obligation (PSO) untuk penguatan stok beras di daerah tersebut.
"Dengan perhitungan-perhitungan itu, diyakini stok beras Sumut akan aman," katanya.
Bahkan, ujar Rudi, Bulog siap melakukan operasi pasar (OP) apabila harga beras bergerak naik di luar kewajaran.
"Memang sedang terjadi kenaikan harga beras di pasar, tetapi dinilai masih dalam kewajaran sehingga belum dilakukan OP beras,"katanya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumut, Bidar Alamsyah menyebutkan, tim-nya terus meningkatkan pengawasan peredaran dan harga barang di pasar.
Selain itu, koordinasi antarinstansi semakin diperkuat untuk menjaga kelangkaan dan lonjakan harga barang.
"Khusus beras, Disperindag melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Bulog dan sejauh ini dinyatakan tidak ada masalah serius dengan beras,"katanya.
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015