Medan, 5/7 (Antara)- Bulog menjamin stok beras sebanyak 61 ribu ton yang ada di Sumatera Utara (Sumut) aman untuk menyambut bulan puasa dan hari raya Idul Fitri, bahkan mampu memenuhi kebutuhan hingga awal 2014 mendatang.
"Bulog Sumut terus memperkuat stok dengan pasokan beras PSO (public service obligation) dan dengan cara membeli beras petani lokal,"kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di Medan, Jumat.
Dia mengatakan untuk beras PSO saat ini sebanyak 8.000 ton asal Sumatera Selatan masuk ke pelabuhan Belawan, setelah sebelumnya sudah masuk juga sebanyak 6.800 ton.
"Beras sebanyak 8.000 ton itu sudah di Lampu I Belawan dan akan segera merapat ke dermaga untuk bisa dibongkar dan disimpan di gudang,"katanya.
Menurut dia stok yang memadai itu semakin membuat Bulog yakin penyaluran beras untuk warga miskin (raskin) termasuk alokasi tambahan sebagai dampak kenaikan harga BBM dan bantuan bencana bila diperlukan akan bisa dipenuhi dengan lancar. .
"Meski sudah cukup aman, Bulog terus akan memperkuat stok,"kata dia.
Dia mengakui hingga saat ini pembelian beras ke petani lokal masih minim atau sekitar 210 ton dari target 15.000 ton di tahun 2013.
"Minimnya pembelian itu karena panen padi di Sumut belum banyak, ditambah lagi sikap petani yang memlih tidak menjual dengan alasan untuk stok sendiri khususnya untuk keperluan Ramadhan dan Idul Fitri,"tambahnya.
Pedagang sembako (sembilan bahan pokok) di Pusat Pasar, Medan, Acai, mengatakan, harga beras relatif stabil di kisaran Rp6.900 per kg untuk beras jenis IR 64.
"Stabilnya harga beras karena permintaan masih normal di tengah pasokan yang lancar,"kata Acai.***3***Budi Suyanto
(T.E016/B/B. Suyanto/B. Suyanto)
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013
"Bulog Sumut terus memperkuat stok dengan pasokan beras PSO (public service obligation) dan dengan cara membeli beras petani lokal,"kata Humas Bulog Sumut, Rudi, di Medan, Jumat.
Dia mengatakan untuk beras PSO saat ini sebanyak 8.000 ton asal Sumatera Selatan masuk ke pelabuhan Belawan, setelah sebelumnya sudah masuk juga sebanyak 6.800 ton.
"Beras sebanyak 8.000 ton itu sudah di Lampu I Belawan dan akan segera merapat ke dermaga untuk bisa dibongkar dan disimpan di gudang,"katanya.
Menurut dia stok yang memadai itu semakin membuat Bulog yakin penyaluran beras untuk warga miskin (raskin) termasuk alokasi tambahan sebagai dampak kenaikan harga BBM dan bantuan bencana bila diperlukan akan bisa dipenuhi dengan lancar. .
"Meski sudah cukup aman, Bulog terus akan memperkuat stok,"kata dia.
Dia mengakui hingga saat ini pembelian beras ke petani lokal masih minim atau sekitar 210 ton dari target 15.000 ton di tahun 2013.
"Minimnya pembelian itu karena panen padi di Sumut belum banyak, ditambah lagi sikap petani yang memlih tidak menjual dengan alasan untuk stok sendiri khususnya untuk keperluan Ramadhan dan Idul Fitri,"tambahnya.
Pedagang sembako (sembilan bahan pokok) di Pusat Pasar, Medan, Acai, mengatakan, harga beras relatif stabil di kisaran Rp6.900 per kg untuk beras jenis IR 64.
"Stabilnya harga beras karena permintaan masih normal di tengah pasokan yang lancar,"kata Acai.***3***Budi Suyanto
(T.E016/B/B. Suyanto/B. Suyanto)
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013