Medan, 1/6 (Antara) - Bulog Sumut terus memperkuat stok dan melakukan aksi jemput bola penyaluran beras untuk warga miskin (raskin), guna membantu menekan inflasi menjelang Puasa Ramadhan yang dipicu kenaikan harga beras di pasar.

"Benar, Bulog semakin fokus memperkuat stok baik melalui pengadaan beras PSO (public service obligation) dan pembelian ke petani. Kemudian Bulog juga sedang jalan ke kabupaten kota yang memiliki tunggakan raskin," kata Humas Bulog Sumut Rudi di Medan, Sabtu.

Stok diperkuat agar tidak ada kendala dalam penyaluran raskin khususnya mendekati Ramadhan dan Lebaran serta Natal, dan termasuk untuk tambahan penyaluran kalau harga bahan bakar minyak (BBM) dinaikkan.

Menurut rencana, penyaluran raskin akan menjadi 16 kali dalam tahun ini saat harga BBM naik.

Beras PSO sudah banyak yang masuk mulai dari Sulawesi, Jawa, sedangkan pembelian ke petani naik terus hingga 310 ton.

"Syukur, pembelian beras terus bertambah atau sudah mencapai 310 ton dan diharapkan bisa naik lagi hingga mencapai target pembelian tahun ini sebanyak 15.000 ton," ujarnya.

Sementara jemput bola ke kabapaten/kota dilakukan menyusul masih adanya beberapa pemerintah kabupaten/kota yang menunggak pembayaran, sehingga Bulog belum bsia menyaluran beras ke daerah itu.

Selain menyurati resmi, Bulog langsung mendatangi sejumlah pemkab/pemkab untuk meminta dana raskin yang tertunggak agar jatah masyarakat bisa segera disalurkan normal kembali.

Hingga akhir pekan, penyaluran raskin di Sumut periode Januari-Mei masih 85 persen karena beberapa kabupaten seperti Tapanuli Tengah, Padanglawas Utara, dan Simalungun, penyalurannya rendah dampak adanya tunggakan.

Ketua Tim Kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumut, Mikaell Budisatrio menyebutkan, inflasi sulit dihindari menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

Oleh karena itu, TPID sudah melakukan berbagai upaya termasuk meminta Bulog memperlancar penyaluran raskin.

Dengan adanya beras di tangan masyarakat, maka pembelian di pasar berkurang dan menekan lonjakan harga.

***3*** Chandra HN (T.E016/B/C. Hamdani/C. Hamdani) 01-06-2013 18:13:35

Pewarta: Evalisa Siregar

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013