Doa Hari Anak Nasional 2019 dibacakan menurut lima agama

Doa Hari Anak Nasional 2019 dibacakan menurut lima agama

Pembacaan doa pada acara Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2019 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (23/7/2019), menurut lima agama oleh Muhammad Fajhriyadi Hastira (Islam), Middelhauen (Kristen), Vicky Florencego (Buddha), Putri Maria Angelina Alim (Katolik), dan I Luh Nova Dewi (Hindu). (ANTARA/Dewanto Samodro)

Makassar (ANTARA) - Doa pada Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2019 yang diadakan di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa dibacakan oleh lima anak menurut lima agama yang ada di Indonesia.

"Tuhan Yesus yang Maha Pengasih, pada hari yang indah ini kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau mempersatukan kami, anak-anak Indonesia dari seluruh persada nusantara, dari Sabang sampai Merauke, di Kota Makassar," ucap doa Putri Maria Angelina Alim menurut agama Katolik.

Middelhauen yang beragama Kristen berdoa kepada Yesus Kristus agar memberkati anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan bekal yang berkualitas, baik dalam pendidikan, karakter, maupun spiritual.

Sementara I Luh Nova Dewi yang beragama Hindu berdoa agar Hyang Widhi menguatkan rasa persatuan dan kesatuan anak-anak bangsa agar Indonesia tetap kuat dan kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan dunia.

"Sehingga bangsa kami senantiasa berada dalam lindungan dan pemeliharaanmu untuk mencapai kemakmuran rakyat Indonesia yang kami cita-citakan bersama," doa Nova.

Vicky Florencego yang beragama Buddha meminta agar dalam diri setiap anak Indonesia ditanamkan sikap optimistis, percaya diri, jujur dan kerja keras.

"Kami berlindung pada Buddha, Dharma Sangha. Jauhkanlah kami, anak-anak Indonesia dari segala bencana yang menimpa negeri kami, jauhkan kami semua dari perilaku pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, serta penyalahgunaan informasi yang menimbulkan kebencian, intoleransi, serta dapat memecah belah persaudaraan kami sesama anak bangsa," doa Vicky.

Sementara Muhammad Fajhriyadi Hastira yang beragama Islam memohon kepada Allah untuk mengampuni dan melindungi seluruh pemimpin bangsa, para guru, orang tua, serta semua anak Indonesia agar dapat menjalankan tugas dan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

"Kami mohon ya Allah, hari ini, esok, dan seterusnya, kami anak Indonesia menjadi anak yang gembira," doa Fajhri.

Baca juga: Mama Yo minta orang tua awasi anak bermain gawai

Baca juga: Forum Anak bentuk pemenuhan hak partisipasi anak
Pewarta : Dewanto Samodro
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019