30 mahasiswa UGM KKN-PPM di Pulau Samberpasi Biak

30 mahasiswa UGM KKN-PPM di Pulau Samberpasi Biak

30 Mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta melakukan foto bersama dengan Asisten 1 Sekda Friests Senandi dan Kapolres AKBP Mada Indra Laksanta.(dokumentasi KKN-PPM UGM)

Biak (ANTARA) - Sebanyak 30 mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Pulau Samberpasi, Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Pelaksana harian Sekretaris Daerah yang juga Asisten 1 Sekda Friets G.Senandi secara resmi menerima 30 mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta di Kabupaten Biak Numfor, Senin (8/7).

Friets Senandi mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa KKN-PPM UGM Yogyakarta.

Ia meminta kegiatan KKN tematik yang dilakukan Universitas Gajah Mada dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terkoordinasi sehingga memberikan dampak positif terhadap pembangunan masyarakat di kampung Samberpasi distrik Aimando.

Baca juga: Mahasiswa UGM bantu pemulihan ekonomi Lombok Utara

"Saya mewakili Pak Bupati mengucapkan selamat datang buat adik-adik yang mau melaksanakan KKN. Kami berharap, agar semua kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung program pemkab Biak Numfor," kata Friets Senandi berharap.

Sementara itu, dosen pembimbing lapangan mahasiswa UGM Yogyakarta Dr. Eng Rachmat Sriwijaya MT menjelaskan, untuk tahun 2019 UGM menerjunkan 5.360 mahasiswa yang terbagi ke dalam 186 unit tersebar seluruh Indonesia, salah satunya di Pulau Samberpasi Kabupaten Biak Numfor.

Rachmat menyebut, sebanyak 30 mahasiswa UGM akan melakukan pengabdian masyarakat di Biak Numfor selama 50 hari ke depan hingga 18 Agustus 2019.

Ia mengatakan, untuk pelaksanaan KKN-PPM, 30 mahasiswa UGM  itu dengan latar belakang jurusan diantaranya Teknik mesin, Teknil sipil, Teknik Geologi, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota,Teknik Fisika, Ilmu Komputer, Elektronika dan Instrumentasi.

Serta untuk jurusan lain, menurut Rachmat Sriwijaya, yakni Ilmu Komunikasi,Sastra Indonesia, Pariwisata, Ilmu Ekonomi, Poltik dan Pemerintahan, Akuntansi, Psikologi, Profesi Pendidikan Dokter, Kedokteran Hewan dan Perikanan.

"Tema besar yang diangkat pada KKN Biak Numfor adalah "pemetaan potensi wilayah dan pengembangan sumber daya lokal untuk peningkatan kesejahteraan," katanya.

Rachmat Sriwijaya menambahkan, program unggulan KKN di Biak diantaranya pariwisata, insfrasktruktur, UMKM, pemerintahan, pendidikan dan kesehatan.

Sebelum melaksanakan KKN di Pulau Samberpasi, lanjut Rachmat Sriwijaya, 30 mahasiswa KKN UGM Yogyakarta sudah berpartisipasi langsung terhadap pelaksanaan festival Biak Munara Wampasi VII yang berlangsung 1-6 Juli 2019.

Penerimaan mahasiswa KKN UGM Yogyakarta di Kabupaten Biak Numfor diberikan berbagai kebijakan dan program dari berbagai pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Biak Numfor bertempat di Sasana Krida, Senin (8/7).

Baca juga: Pemkab Sleman berharap mahasiswa KKN menjadi pemecah permasalahan
Baca juga: Mahasiswa UGM KKN diharapkan beri kontribusi masyarakat perbatasan

 
Pewarta : Muhsidin
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019