Wisata bahari Biak potensial menjadi destinasi unggulan Papua

Wisata bahari Biak potensial menjadi destinasi unggulan Papua

Asisten II Sekda Papua Noak Kapisa bersama Deputi Kementerian Koordinator Kemaritiman Safri Burhanuddin dan Bupati Biak Herry Ario Naap menabuh tifa bersama menutup festival BMW VII, sabtu malam.(ANTARA News Papua/Muhsidin)

Biak (ANTARA) - Asisten II Sekretaris Daerah Provinsi Papua Noak Kapisa mengajak warga Kabupaten Biak Numfor untuk senantisa dapat melindungi keberadaan sumber daya alam perikanan dan pariwisata laut Biak karena sangat berpotensi menjadi destinasi wisata bahari unggulan di tanah Papua.

"Melalui festival Munara Wampasi VII diharapkan dapat menguatkan komitmen pemkab Biak Numfor untuk menjaga keaslian budaya masyarakat adat Biak untuk menarik wisatawan ke pulau Biak," ucap Noak Kapisa saat menutup festival BMW VII di Biak, Sabtu malam.

Ia mengakui, selama ajang festival BMW berlangsung 1-6 Juli 2019 telah mampu menarik jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara untuk menikmati beragam atraksi kesenian budaya asli masyarakat adat Kabupaten Biak Numfor.

Pemerintah Provinsi Papua, menurut Noak Kapisa, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan festival BMW yang sukses dan lancar karena telah menjadi agenda kalender tahunan pesona Indonesia dari Kementerian Pariwisata.
Baca juga: Wisata pantai masih tujuan favorit warga Biak libur lebaran

"Teruslah berinovasi dengan senantiasa menjaga potensi sumber daya alam bahari dan seni budaya asli masyarakat adat Biak,"ujarnya.

Noak Kapisa mengajak, masyarakat adat Biak untuk mendukung program pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati Herry Ario Naap dalam melaksanakan program pariwisata dengan menyelenggarakan festival Biak Munara Wampasi setiap tahun.

Sementara itu, Bupati Biak Herry Ario Naap menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat, BUMN/BUMD dan organisasi kemasyarakatan yang sudah mendukung penyelenggaraan festival BMW VII sejak 1-6 Juli 2019.

"Untuk tahun 2020 festival BMW kita programkan lebih spektakuler dan kepantiaannya melibatkan berbagai instansi pemerintah, satuan TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan serta organisasi perangkat daerah dan tokoh adat serta tokoh agama,"harapnya.
Baca juga: Tanjung Saruri Biak destinasi wisata selancar

Bupati Herry Naap mengakui, dengan festival BMW tidak hanya menjadi agenda pemerintah tetapi harus mendapat dukungan masyarakat adat Biak.

Penutupan festival BMW VII 2019 Kabupaten Biak Numfor ditandai dengan penabuhan tifa bersama serta pesta kembang api dipusatkan di lapangan Cenderawasih Biak Sabtu malam.
Baca juga: Pulau Kampung Samberpasi Biak lokasi baru wisata diving
Pewarta : Muhsidin
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019