Rektor: Presiden terpilih tingkatkan pengembangan teknologi

Rektor: Presiden terpilih tingkatkan pengembangan teknologi

Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo (kiri) dan KH Ma'ruf Amin menyampaikan sambutan usai menerima surat keputusan KPU tentang Penetapan Hasil Pemilu 2019 di gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019) ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj. (ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI)

Purwokerto (ANTARA) - Presiden dan wakil presiden terpilih perlu terus meningkatkan pengembangan teknologi dan memanfaatkannya bagi dunia pendidikan, kata Rektor Institut Teknologi Telkom Purwokerto Ali Rokhman.

"Saya kira presiden terpilih perlu meningkatkan lagi pengembangan teknologi," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu.

Dia mengatakan pengembangan teknologi memiliki kaitan yang erat dengan dunia pendidikan di Tanah Air.

Sektor pendidikan di Indonesia, tambah dia, perlu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam setiap pembelajaran.

"Pendidikan kita harus beorientasi pada penyiapan teknologi masa depan. Agar dapat mengurangi ketergantungan teknologi dari luar," katanya.

Selain itu, dia juga menambahkan, program transfer teknologi dari negara maju perlu lebih dioptimalkan.

"Banyaknya ilmuwan kita di luar negeri bisa dimanfaatkan untuk transfer teknologi, terlebih lagi kita tengah memasuki revolusi industri 4.0 bahkan Jepang sudah mencanangkan revoulsi 5.0," katanya.

Dia juga mengatakan anggaran penelitian di bidang pengembangan teknologi juga perlu diprioritaskan.

"Kita harus lebih banyak menghasilkan penelitian terkait pengembangan teknologi," katanya.

Namun, kata di, hal yang terpenting, penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan perlu merata di seluruh wilayah Indonesia.

"Penggunaan teknologi dalam sektor pendidikan harus merata mulai dari wilayah perkotaan hingga wilayah perdesaan," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa presiden terpilih juga perlu meningkatkan program terkait dengan program pendidikan karakter.

"Pasalnya, kemajuan bangsa tidak mungkin akan tercapai jika karakter bangsanya tidak mendukung," katanya.

Baca juga: KPU koordinasi dengan MPR untuk pelantikan presiden
Baca juga: Selamat bekerja Presiden dan Wakil Presiden terpilih

Pewarta : Wuryanti Puspitasari
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019