Pencarian nelayan hilang di perairan Buru, Maluku, masih nihil

Pencarian nelayan hilang di perairan Buru, Maluku, masih nihil

Upaya pencarian dan penyelamatan yang dilakukan regu penyelamat terhadap Arifin Bugis (33), seorang nelayan di Pulau Buru yang melaut sendirian menggunakan long boat sejak Senin, (17/6) lalu pada operasi hari kedua belum membuahkan hasil alias masih nihil. (19/6) (Daniel Leonard)

Ambon (ANTARA) -
Upaya pencarian dan penyelamatan yang dilakukan regu penyelamat dari Kantor SAR Namlea, Kabupaten Buru terhadap Arifin Bugis (33) seorang nelayan di Pulau Buru pada hari kedua operasi masih nihil.

"Sejak pagi hingga menjelang malam hari, tim SAR belum berhasil menemukan korban, dan upaya pencarian akan dilanjutkan selama tujuh hari sesuai mekanisme yang berlaku," kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin di Ambon, Rabu (19/6).

Pada Kamis, (20/6) besok masih terus dilakukan pencarian terhadap korban dengan memperluas wilayah pencarian dari titik awal nelayan yang melaut sendirian dengan menggunakan long boat ini dilaporkan hilang.

Arifin Bugis dilaporkan pergai melaut sendirian sejak Senin, (17/6) sekitar pukul 05:00 WIT di kawasan perairan Desa Jikumerasa, Kabupaten Buru namun belum kembali ke rumah.

Tim SAR yang menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia, nelayan bernama Arifin Bugis (33) yang belum kembali setelah pergi melaut sendirian ini kemudian dicari regu penyelamat sejak Selasa, (18/6).

Baca juga: Nelayan hilang di Pulau Buru, tim SAR dikerahkan untuk pencarian

Kantor SAR menerima laporan hari Selasa pukul 10:40 WIT bahwa korban melaut sendirian menggunakan "long boat" berwarna putih biru putih dan menggunakan mesin Mopel 15 PK.

Tim SAR yang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan langsung diberangkatkan sekitar pukul 10:55 WIT menuju lokasi dengan perkiraan waktu sekitar 50 menit perjalanan.

"Posisi korban dilaporkan berada pada koordinat diduga 02 55.595" S - 127 15.609" Heading : 26.92 arah timur laut dari Dermaga Namlea atau lokasi dengan posisi RIB berjarak kurang lebih 25 NM dari dermaga," ujar Muslimin.

Tim SAR dari Pos SAR Namlea yang bergerak menggunakan kapal RIB 06 bersama keluarga korban yang menggunakan "speed boat" milik Polair Kabupaten Buru saat ini masih melakukan upaya pencarian dan penyelamatan korban.

Baca juga: Tiga nelayan dilaporkan hilang sejak tiga bulan belum ditemukan

 
Pewarta : Daniel Leonard
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019