5.093 pemudik Bandara Syamsudin Noor berangkat di hari Lebaran

5.093 pemudik Bandara Syamsudin Noor berangkat di hari Lebaran

Calon penumpang pesawat terbang saat proses cek in tiket di Bandara Syamsudin Noor. (antara/foto/firman)

Banjarbaru (ANTARA) - Arus mudik di Bandara Syamsudin Noor saat hari H Lebaran masih terlihat cukup ramai, tercatat penumpang pesawat terbang masih tembus di angka 5.093 orang.

Manager Operasi Bandara Syamsudin Noor Ruly Artha mengatakan, untuk pergerakan pesawat ada 27 yang datang dengan jumlah penumpang 1.281 orang.

Sedangkan yang berangkat dari Banjarmasin sebanyak 29 kali penerbangan dengan jumlah penumpang 3.812 orang.

"Dibanding Lebaran tahun lalu ada penurunan 48,82% untuk kedatangan dan 37,23% untuk keberangkatan," terang Ruly di Banjarbaru, Kamis.

Untuk  penerbangan tambahan rute Banjarmasin ke Surabaya dua penerbangan, Banjarmasin ke Semarang dua penerbangan dan Banjarmasin tujuan Yogyakarta satu kali penerbangan serta sebaliknya, juga tidak digunakan oleh maskapai lantaran jumlah penumpang yang sedikit.

Adapun untuk total penerbangan yang datang sejak H-7 hingga Lebaran mencapai 327 kali dengan jumlah penumpang 25.568 orang.

Sementara pesawat yang berangkat dari Bandara Syamsudin Noor sebanyak 328 kali dengan total penumpang 47.725 orang.

"Kesimpulannya untuk arus mudik kali ini dan seperti juga tahun-tahun sebelumnya, jumlah penumpang yang keluar dari Banjarmasin lebih banyak daripada yang datang. Artinya, banyak warga pendatang bekerja di Kalsel ketimbang orang Banjar yang merantau," jelas Ruly.

Untuk arus balik sendiri, Ruly memprediksi pada Sabtu (8/6) mendatang, dikarenakan pada Senin (10/6) seluruh pegawai instansi pemerintah dan perkantoran mulai kembali normal beraktivitas setelah cuti Lebaran Idul Fitri.

Baca juga: Kapolda Kalsel: Lebaran kondusif sejak malam takbiran
Baca juga: Tiket kapal Batulicin-Makassar habis, pemudik urung pulang kampung
Baca juga: Jalan trans-Kalimantan memadai untuk angkutan mudik
Pewarta : Firman
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019