Usai temui Jokowi, Ma'ruf Amin gelar "open house"

Usai temui Jokowi, Ma'ruf Amin gelar

Cawapres Ma'ruf Amin (kanan) menyambut kedatangan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol. Mochamad Iriawan saat gelar "open house" di kediaman Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Rabu (5/6/2019). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/aa

Jakarta (ANTARA) - Cawapres Ma'ruf Amin menggelar halalbihalal untuk merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah bersama keluarga, saudara, hingga pejabat politik, usai menemui Presiden Joko Widodo, Rabu.

Para tamu tampak sudah mendatangi kediaman Kiai Haji Ma'ruf di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, sejak pukul 10.00 WIB.

Kiai Ma'ruf sejak pukul 09.05 telah bertolak ke Istana Presiden untuk bersilaturahim dengan Presiden Joko Widodo.

Sejumlah pejabat yang hadir, antara lain Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional Komjen Pol. Mochamad Iriawan, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, dan politikus PDIP Aria Bima. Mereka hadir untuk bersilaturahim dengan Kiai Ma'ruf.

Pada Idul Fitri 1440 Hijriah, Ma'ruf Amin beserta istri dan keluarga melaksanakan Shalat Id di Masjid Alhuda Talang, Pegangsaan, Menteng, atau tepatnya di belakang Gedung MUI Jakarta, Rabu pagi.

Setelah melaksanakan Shalat Id, ia menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk bersilaturahim.

Ma'ruf tiba kembali di Rumah Situbondo sekitar pukul 10.45 WIB untuk mengadakan hialalbihalal  yang rencananya hingga pukul 13.00 WIB. Setelah itu, ia akan bertolak ke pondok pesantren miliknya di Banten, Jawa Barat.

"Setelah ke Istana Negara, nanti habis zuhur ke pesantren. Ada ketemu juga dengan saudara," kata Ma'ruf saat ditemui usai Salat Id di Gedung MUI Jakarta, Rabu pagi.

Dalam perayaan Idul Fitri 1440 Hijriah, Cawapres Ma'ruf Amin memaknai hari besar umat Muslim tersebut sebagai momentum bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali kepada kebaikan dan kerukunan, terutama setelah adanya perbedaan pandangan politik pada pemilihan presiden tahun ini.

Ia mengimbau masyarakat Indonesia melupakan segala perbedaan, terutama terhadap pandangan politik masing-masing.

Menurut dia, tugas sebagai warga negara yang lebih utama adalah membangun bangsa, di atas segala perselisihan yang mengakibatkan perpecahan.
 
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019