Pemudik mulai padati pusat penjualan oleh-oleh khas Kudus

Pemudik mulai padati pusat penjualan oleh-oleh khas Kudus

Suasana di pusat oleh-oleh Mubarokfood Kudus, Jawa Tengah, Senin (3/6). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Para pemudik mulai memadati pusat penjualan oleh-oleh khas Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meskipun mereka baru saja tiba di daerah itu setelah perjalanan dari tempat kerja di luar daerah.

Pusat oleh-oleh yang mulai dipadati pengunjung, di antaranya Jenang Mubarokfood di Jalan Sunan Kudus serta sentra jenang di Jalan Sosrokartono yang terdapat banyak gerai jenang khas daerah setempat.

Sejumlah kendaraan berpelat nomor luar daerah, tampak memadati sejumlah tempat penjualan oleh-oleh khas Kudus tersebut.

Haafidh Affandi, seorang pengunjung asal Jakarta di Kudus, Senin, mengakui berkunjung ke gerai Mubarokfood Kudus karena ingin membeli jenang Kudus sebelum pulang ke tempat perantauannya di Jakarta.

"Jika membeli lebih awal, setidaknya saat pulang tidak perlu repot-repot datang lagi ke tokonya. Apalagi saat balik dimungkinkan masih libur, dikhawatirkan masih tutup," ujarnya.

Dia bersama keluarganya juga menyempatkan diri melihat koleksi Museum Jenang Kudus yang memang memiliki sejumlah koleksi unik dan bisa menjadi edukasi untuk anaknya.

Manajer Marketing Mubarok Food Muhammad Kirom mengungkapkan pemudik berdatangan untuk berbelanja jenang khas Kudus maupun lainnya, mulai terlihat sejak H-10 Lebaran.

Pada Senin ini, kepadatan pengunjung didominasi warga dari luar daerah yang ingin membawa oleh-oleh khas Kudus.

Ia mengatakan toko akan tutup sementara mulai Selasa (4/6) sore hingga Kamis (6/6), sedangkan toko buka kembali pada Jumat (7/6) sore.

"Kalau pun ada pemudik yang datangnya bertepatan gerai kami tutup, masih bisa berbelanja di gerai-gerai yang tersedia di sepanjang Jalan Sunan Kudus yang juga menyediakan jenang Kudus buatan Mubarokfood," ujarnya.

Untuk stok jenang, kata dia, tersedia cukup sehingga berapa pun kebutuhan pembeli akan dipenuhi.

Selain itu, kata dia, sistem transaksi juga dipersiapkan guna memudahkan pembeli yang semakin bertambah banyak saat mendekati Lebaran 2019.
 
Pewarta : Akhmad Nazaruddin
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019