Polres Penajam petakan titik rawan jalur mudik

Polres Penajam petakan titik rawan jalur mudik

Kantor Kepolisian Resor atau Polres Penajam Paser Utara (ANTARA/Novi Abdi)

Penajam (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memetakan titik rawan kecelakaan lalu lintas yang terdapat di wilayah setempat pada jalur mudik maupun balik Lebaran Idul Fitri 2019.

"Menghadapi arus mudik maupun balik lebaran, Polres telah melakukan survei titik-titik rawan kecelakaan," kata Wakapolres Penajam Paser Utara Kompol Anugerah Indrawan Wijaksana.

Selama dua kali Operasi Ketupat 2017 dan 2018 menurut dia, angka kecelakaan di wilayah Penajam Paser Utara mengalami peningkatan.

Pemetaan titik rawan tersebut menurut Anugerah, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan sepanjang arus mudik maupun balik lebaran.

"Kami petakan wilayah-wilayah yang dinilai rawan kecelakaan, lalu memasang rambu-rambu atau spanduk peringatan di jalur-jalur itu," jelasnya.

Polres Penajam Paser Utara juga akan mendirikan tujuh posko pelayanan selama arus mudik maupun balik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

"Untuk mengurangi dampak kecelakaan pada arus mudik maupun balik, Polres juga akan mendirikan tujuh posko pelayanan tersebar di wilayah Penajam Paser Utara," ujarnya.

Posko pelayanan akan didirikan di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kabupaten Penajam Paser Utara, Pantai Tanjung Jumlai dan di Pasar Penajam.

Di wilayah Kecamatan Waru, Babulu dan Kecamatan Sepaku, serta di jalan poros Sesulu, juga akan didirikan pokso pelayanan tersebut.

Pendirian posko itu lanjut Anugerah Indrawan Wijaksana, guna memberikan pelayanan yang optimal bagi para pemudik yang melintasi wilayah Penajam Paser Utara.

"Pemudik yang kelelahan akibat perjalanan jauh , bisa memanfaatkan posko pelayanan agar kecelakaan di jalan akibat kelelahan pengemudi bisa ditekan," ujarnya.

Baca juga: Wisata Pantai Penajam perlu pengawasan lebih saat libur Lebaran
Baca juga: Kodim Penajam dirikan tempat beristirahat para pemudik Lebaran
Pewarta : Novi Abdi
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019