BPJS Ketenagakerjaan Madiun gelar pasar murah Ramadhan 2019

BPJS Ketenagakerjaan Madiun gelar pasar murah Ramadhan 2019

Suasana Pasar Murah Ramadhan 2019 yang digelar di halaman Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Rabu (22/5). Pasar murah tersebut sebagai bentuk kepedulian BPJS ketenagakerjaan terhadap lingkungan sosial dan menyambut bulan suci Ramadhan dan Lebaran 2019. (Antaranews Jatim/Louis Rika)

Madiun (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Madiun menggelar Pasar Murah Ramadhan 2019 sebagai bentuk kepedulian BPJS ketenagakerjaan terhadap lingkungan sosial setempat dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Lebaran tahun ini.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun R. Edy Suryono di Madiun, Jawa Timurmengatakan kegiatan Pasar Murah Ramadhan 2019 tersebut merupakan wujud bantuan serta tanggung jawab sosial dan lingkungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat dan peserta mitranya yang tergolong kurang mampu.

"Pasar murah ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu yang ada di sekiar lingkungan kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun. Selain itu, juga untuk sejumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Edy di sela kegiatan pasar murah, Rabu sore.

Adapun bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut, setiap paketnya terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 4 liter, gula pasir 2 kilogram, dan sebotol sirup dengan nilai barang mencapai Rp150 ribu.

"Tetapi dalam pasar murah ini, barang-barang tersebut dijual dengan harga Rp75 ribu atau mendapat diskon 50 persen dari harga normal," katanya.

Edy menjelaskan, terdapat 400 paket bahan kebutuhan pokok murah yang dijual dalam kegiatan tersebut.  Diharapkan dengan kegiatan rutin tahunan itu dapat membantu warga mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang murah di saat harga di pasaran tinggi menjelang lebaran.

Edy menambahkan, kegiatan Pasar Murah Ramadhan 2019 tersebut juga sebagai media BPJS Ketenagakerjaan Cabang Madiun untuk melakukan sosialisasi program-program BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi kepesertaan bukan penerima upah (BPU).

Sementara, kegiatan tersebut mendapat tanggapan antusias dari warga sekitar. Dalam beberapa jam, paket bahan pokok murah tersebut langsung habis.

Untuk mendapatkan sembako murah tersebut, selain menebus separuh harga, warga yang telah didata juga menunjukkan kartu identitas resmi.

"Alhamdulillah dapat sembako murah. Ini sangat membantu kami untuk keperluan lebaran nanti," ungkap seorang warga yang ikut antre pasar murah, Marni.
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019