Caleg perempuan NasDem Jatim berebut swafoto bareng Surya Paloh

Caleg perempuan NasDem Jatim berebut swafoto bareng Surya Paloh

Tokoh Nasional Surya Paloh (kiri) bersama Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan yang juga mantan Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, saat tiba di Ponpes Nahdlatul Wathan, Pancor, Lombok Timur, Sabtu (15/12/2018). (Istimewa)

Surabaya (ANTARA News) - Ratusan calon anggota legislatif perempuan Partai NasDem Jawa Timur berebut melakukan swafoto bareng ketua umumnya, Surya Paloh, di sela pelatihan dan seminar di Surabaya, Sabtu.

Surya Paloh yang didampingi sejumlah pengurus DPP melayani permintaan foto, bahkan sesekali menghentikan langkahnya karena tidak sedikit peserta pelatihan yang sudah terlanjur memasang kameranya untuk berswafoto.

"Pak, berhenti dulu, `selfie` dulu sebentar. Pak Surya Paloh, hadap kamera pak," ujar beberapa caleg perempuan sembari meminta melihat arah kamera saat Pelatihan Caleg Perempuan NasDem di Kantor Bappilu DPW NasDem Jatim.

Pada kesempatan tersebut, politikus yang juga pengusaha itu memberikan motivasi kepada ratusan caleg perempuan asal Partai NasDem yang maju melalui daerah pemilihan Jawa Timur, mulai caleg DPRD tingkat I dan II, serta DPR RI.

Turut hadir sejumlah caleg asal publik figur ternama, seperti artis Venna Melinda, Elma Theana, Ratna Listy termasuk tokoh-tokoh perempuan dari daerah di Jatim.

Sedangkan, sebagai pembicara dan pemateri adalah aktivis perempuan dan akademisi Pinky Saptandari, aktivis HAM dan pendiri Migrant Care Anis Hidayah, aktivis perempuan dan pekerja kemanusiaan Ciciek Farha, aktivis perempuan dan NU Maria Ulfah, serta ketua DPP NasDem sekaligus Jubir TKN Jokowi-Ma`ruf Amin, Irma Suryani Chaniago.

"Saya percaya kekuatan yang lebih hebat adalah wanita. Ini menurut pribadi saya, dan belum tentu orang lain sepakat. Tapi, seorang Surya Paloh yakin bahwa yang paling teliti, tepat dan jeli untuk mendulang prestasi adalah wanita," tuturnya.

Pemilik "Media Group" tersebut, juga memerintahkan secara tegas untuk memenangkan kontestasi di Pemilihan Umum 17 April 2019, baik Pemilu Legislatif maupun Pemilihan Presiden.

Sebab, kata dia, kemenangan di Pemilu Legislatif dan meraih banyak kursi tidak akan berarti apa-apa jika calon Presiden dan Wakil Presiden yang didukungnya tidak berhasil di Pilpres 2019.

"Kalian adalah bagian utama dari tim penyelematan yang tak hanya memenangkan caleg, tapi memiliki misi besar dan suci yaitu menyelamatkan Bangsa Indonesia," ujarnya.

Surya Paloh juga menyampaikan bahwa caleg perempuan jangan mempengaruhi masyarakat yang sudah menjadi keluarga besar NasDem, tapi kelompok lain agar bermanfaat dan maksimal dalam meraup suara.

Baca juga: Paloh ajak santri Nahdlatul Wathan jaga ideologi bangsa
Baca juga: Surya Paloh ingin Lombok Timur swasembada bawang putih
Baca juga: Surya Paloh pastikan Pakde Karwo dukung Jokowi
Pewarta : Fiqih Arfani
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018