Hidayat ingatkan generasi muda soal kepemimpinan

Hidayat ingatkan generasi muda soal kepemimpinan

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) saat menjadi pembicara dalam ICLC 2018 di Palembang, Selasa. (23/10/2018)

Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengingatkan agar generasi muda belajar dan meneladani kepemimpinan yang mempersatukan yang telah diajarkan oleh para pendiri bangsa.

HNW menyampaikan, tanpa kepemimpinan yang mempersatukan, debat tentang pendirian bangsa Indonesia tidak akan usai dan bahkan negara Indonesia sulit terwujud, katanya saat menjadi pembicara dalam Indonesian Creative Leadersip Camp (ICLC) 2018 yang dihadiri peserta dari berbagai daerah, di Palembang, Selasa.

HNW mengatakan, sangat penting bagi generasi muda untuk belajar sejarah berdirinya bangsa ini. Para pemuda terpelajar, berani, dan aktif berorganisasi dengan berani menyampaikan aspirasi Indonesia merdeka.

Para pemuda yang kemudian kelak menjadi pemimpin bangsa ini, mampu berdialog untuk dapat mewujudkan Indonesia merdeka, mengatasi segala perbedaan yang ada.

Ia mencontohkan keberhasilan panitia 9, yang menggodok dasar negara Indonesia. Sebuah panitia kecil yang diisi dari kalangan Islam dan Nasionalis, dari latar belakang daerah dan agama yang berbeda, mampu bersepakat untuk menghasilkan rumusan dasar negara pada 22 Juni 1945.

Sembilan orang yang menjadi panitia tersebut, Soekarno, Mohammad Hatta, Achmad Soebardjo, Mohammad Yamin, KH Wahid Hasjim, Abdoel Kahar Moezakir, Abikoesno Tjokrosoejoso, H Agus Salim dan Alexander Andries Maramis berhasil memecahkan kebuntuan dalam menghasilkan rumusan dasar negara, katanya.

HNW mengatakan kepemimpinan yang mempersatukan perlu disegarkan kembali, menghadapi berbagai tantangan ke depan.

"Sembilan tokoh dari panitia 9 itukan beragam, mereka memberikan contoh keberagaman latar belakang profesi, latar belakang agama, latar belakang organisasi, latar belakang suku tidak membuat mereka menjadi pecah, tapi mereka justru menghadirkan komitmen bersatu, inilah yang penting disegarkan kembali," kata HNW menerangkan, usai berbicara di ICLC 2018.

Sehingga kelak para mahasiswa dan warga negara dapat menapaki berbagai tantangan-tantangan baru tanpa kehilanhan orientasi, katanya. 
 
Pewarta : M Arief Iskandar
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2018