Mukomuko mencetak surat suara untuk pilkades

Mukomuko mencetak surat suara untuk pilkades

E-Voting Pilkades Pemilih menunjukan 'smart card e-voting' dalam pemilihan Kepala Desa di Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (12/3/2017). Pemilihan secara elektronik ini terdiri dari proses e-verifikasi, e-voting dan e-rekapitulasi dan diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparasi pemilihan sekaligus sebagai miniatur sistem Pilkada serentak. (ANTARA/Yulius Satria Wijaya)

Mukomuko (ANTARA News) - Cetak surat suara untuk pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 38 desa di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, ditargetkan selesai pada Agustus ini.

"Cetak surat suara dalam bulan ini menggunakan jasa pihak ketiga pengadaan barang dan jasa pemerintah," kata Kabid Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mukomuko Eka Purwanto di Mukomuko, Minggu. 

Pihaknya berencana mencetak 40.000 surat suara untuk cadangan apabila ada surat suara yang rusak. Selain itu untuk mengantisipasi apabila ada penambahan pemilih pada saat pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak. 

Baca juga: Ogan Komerintg Ulu wacanakan pilkades sistem elektronik voting

Jumlah daftar pemilih tetap pemilihan kepala desa serentak di daerah itu mencapai 29.298 orang atau lebih banyak dari daftar pemilih sementara (DPS) sebanyak 28.478 orang. 

Meskipun jumlah DPT untuk pilkades serentak di 38 desa di daerah itu sebanyak 29.298 orang, namun instansinya mencetak surat surat lebih banyak dari jumlah pemilih dalam DPT tersebut.

Berdasarkan hitungan sementara, dengan jumlah DPT sebanyak itu, minimal instansinya mencetak sebanyak 32.228 surat suara atau jumlahnya ditambah sebanyak 10 persen. 

Namun, pihaknya berencana mencetak sebanyak 40.000 lembar surat suara agar tidak ada kendala surat suara yang kurang saat pelaksanaan pilkades serentak pada bulan September tahun ini. 

Sekarang instansinya mencetak puluhan ribu surat suara tersebut menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran untuk pengadaan surat suara untuk pilkades tersebut. 

"Kalau anggarannya memungkinkan, kami minta pihak pengadaan barang dan jasa pemerintah mencetak sebanyak 40.000 surat suara," ujarnya lagi.

Baca juga: Pemilihan kepala desa Sidoarjo gunakan "e-voting"
Baca juga: Pemkab Bekasi wajibkan tes narkoba peserta pilkades
Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018