Jakarta (ANTARA News) - Sebuah studi baru pada kanker payudara menunjukkan hubungan antara pengobatan radiasi dengan meningkatnya risiko penyakit jantung di kemudian hari.

Setiap terapi radiasi yang diberikan memberikan paparan radiasi terhadap jantung, dan berisiko memicu penyakit jantung dengan tingkat kemungkinan rata-rata 7,4 persen.

Hal tersebut dipaparkan oleh pihak Clinical Trial Service Unit in Oxford, Sarah Darby, sebagaimana dilaporkan Medical Daily.

Perempuan yang sudah memiliki faktor risiko penyakit jantung, lebih rentan terhadap paparan radiasi sehingga berisiko terhadap penyakit jantung koroner di kemudian hari, kata dokter.

Namun, radiasi memberikan nilai kesembuhan yang besar bagi pasien kanker payudara.

"Dokter harus mempertimbangkan faktor risiko penyakit jantung serta pengendalian tumor ketika membuat keputusan tentang penggunaan radioterapi untuk kanker payudara," ujar Darby dan rekan dikutip dari New England Journal of Medicine.

Para ilmuwan mengatakan dokter harus mengambil langkah-langkah ekstra untuk melindungi perempuan dari risiko jantung, memperhatikan faktor hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.

Setelah terapi radiasi untuk pasien kanker payudara, dokter harus memperhatikan kesehatan jantung perempuan, kata Dr Jean-Bernard Durand dari MD Anderson Cancer Center di Houston.

"Perhatikan angka kolesterol mereka, perhatikan para penyandang diabetes, atur tekanan darah mereka, karena semua hal itu dapat dilakukan untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular," katanya sebagaimana dikutip dari MedPage Daily.

(M048)

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2013