Wali Nanggroe Aceh minta tidak ada pengganggu damai jelang milad GAM

Wali Nanggroe Aceh minta tidak ada pengganggu damai jelang milad GAM

Ilustrasi - Bendera bulan bintang. ANTARA

Banda Aceh (ANTARA) - Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar meminta tidak ada pihak yang mengganggu perdamaian yang telah terjaga di Aceh menjelang milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) 4 Desember 2021 mendatang.

"Kita harap tidak ada pihak-pihak yang tidak suka kita berdamai, untuk memberi komentar atau kegiatan yang mereka tujuannya mencari panggung, ini tidak kita inginkan," kata Malik Mahmud Al Haytar, di Banda Aceh, Rabu.

Malik mengatakan, keamanan di Aceh selama ini telah berjalan baik, tetapi jika masih terdapat yang demikian (pengganggu perdamaian), pihaknya bersama dengan keamanan (Kodam Iskandar Muda) akan selalu menangani dengan baik.

"Kita selalu bekerja sama sejak 2006 pertama saya pulang ke Aceh dan berjalan baik, forkopimda selalu kompak," ujarnya.

Malik menyampaikan, peringatan milad GAM tahun ini tetap dilaksanakan seperti sebelumnya, yakni membacakan doa di tempat-tempat yang telah ditentukan.

Dia kembali menegaskan, jika nantinya ada pihak-pihak tertentu yang melakukan kegiatan lebih, serta memberikan komentar tidak baik, maka hanya dianggap sebagai penumpang gelap.

"Saya sudah bicarakan (peringatan milad GAM) berdoa di tempat-tempat yang telah ditentukan, yang penting berdoa kepada Allah, bersyukur, kalau ada yang lebih daripada itu mungkin ada penumpang gelap," katanya pula.

Kemudian, Malik juga mengingatkan tentang apa yang belum direalisasikan oleh pemerintah pusat merupakan tanggung jawab bersama pihaknya untuk terus mengadvokasi agar segera diimplementasikan.

"Untuk orang Aceh saya harap apa yang belum diselesaikan sabar, untuk kebaikan Aceh dan negara, kita tidak mau Indonesia ini ribut, apalagi dari Aceh," demikian Malik Mahmud.
Baca juga: Peringatan milad GAM diinstruksikan dengan doa dan santuni anak yatim
Baca juga: Kepala Polda Aceh: Jaga perdamaian Aceh
Pewarta : Rahmat Fajri
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021