Sudin KPKP Jakbar perkirakan petani Meruya akan panen 12,3 ton gabah

Sudin KPKP Jakbar perkirakan petani Meruya akan panen 12,3 ton gabah

Petani menanam padi di atas lahan milik Pemprov DKI Jakarta di Jalan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (28/9/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.

Jakarta (ANTARA) - Sudin KPKP Jakarta Barat memperkirakan  petani garapan akan memanen sebanyak 12,3 ton gabah dari dua hektare sawah yang berlokasi di wilayah RW 03, kelurahan Meruya, Jakarta Barat.

"Jumat kemarin bersama Badan Pusat Statistik DKI, kita sudah melakukan pengubinan. Hasilnya diperkirakan total panen 12,3 ton gabah," kata Penyuluh Pertanian Kecamatan Kembangan Suku Dinas Kelautan, Pertanian, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Ghausal Akbar saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Baca juga: Jakarta Barat bantu petani kelola 45 hektare sawah di dua kecamatan

Teknik pengubinan dilakukan guna mengukur perkiraan hasil tani yang akan dipanen. Dengan teknik tersebut, perhitungan akan dibuat berdasarkan titik-titik yang sudah ditandai per petak sawah.

Setelah ditandai, pihak BPS dan Sudin KPKP melakukan perhitungan untuk memperkirakan berapa hasil tani yang akan dipanen.

"Kurang lebih nanti hasilnya akan sama dengan yang telah diperkirakan," kata Akbar.

Perhitungan tersebut akan digunakan pihak tani untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil tani tersebut kemungkinan akan dijual secara langsung atau akan diserahkan ke pihak pemilik lahan.

Baca juga: Pemkot Jakarta Barat edukasi warga jadi petani hidroponik selama PPKM

"Itu sudah ranah pihak petani garapan. Entah hasil tani akan dijual atau ada perjanjian dengan pihak yang punya lahan," jelas dia.

Akbar pun memperkirakan proses panen gabah di lokasi tersebut akan berjalan selama tiga hari terhitung sejak hari ini.

Untuk diketahui, Pemkot Jakbar berperan  membantu petani untuk mengelola 45 hektare sawah dengan memberikan bantuan dan bimbingan budi daya tanam di Kecamatan Kembangan dan Kalideres.

Baca juga: Anies: Kerja sama pertanian antardaerah bentuk balas budi pada petani

"Kita berikan bantuan agar hasil padi dari sawah itu bisa berjalan maksimal dan untuk perekonomian para petani juga," kata Kasudin KPKP Iwan Indriyanto, di Jakarta, Kamis (9/10).

Bantuan itu  rutin diberikan oleh Sudin KPKP dalam beberapa bulan terakhir.

Namun demikian Iwan belum bisa merinci berapa bibit yang sudah diberikan dan jumlah petani yang mendapat penyuluhan tersebut.

Pastinya, kata Iwan, berkat tuntunan Sudin KPKP, lahan sawah tersebut dapat menghasilkan lima sampai enam ton dalam sekali panen.
Pewarta : Walda Marison
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021