Baubau, Sultra (ANTARA News) - Ratusan hektar jambu mete milik petani di kelurahan Palabusa Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami gagal panen.

Petani Jambu mete, Wa Mbola di Baubau, Jumat mengatakan, kondisi seperti ini sudah terjadi sejak empat tahun terakhir. Untuk musim produksi tahun ini, bunga Jambu Mete rusak karena terkena hujan terus menerus.

"Kami tidak tahu mau berbuat apa-apa lagi. Kami hanya bergantung pada produksi Jambu Mete, sebab itu merupakan mata pencaharian utama kami," katanya.

Ia menambahkan, gagal produksi yang dialami oleh petani Jambu Mete setempat, mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. Selain itu, biaya yang dikeluarkan oleh para petani untuk memelihara Jambu Mete tidak tertutupi.

"Kami hanya bisa pasrah dengan keadaan ini. Kami berharap tahun depan jambu mete kami bisa berproduksi dengan baik, serta hasil panen yang bisa memuaskan.

Wa Mbola mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya bersama para petani yang lain, memanfaatkan lahan kecil disamping kebun Jambu Mete untuk ditanami sayur-sayuran.

"Walaupun hasilnya tidak seberapa, setidaknya bertanam sayur-sayuran ini bisa menutupi kebutuhan kami sehari-hari," katanya.

Petani Jambu Mete setempat mengharapkan batuan dari pemerintah dalam hal ini pemberian bibit tanaman. Sehingga, para petani setempat selain menunggu waktu untuk masa produksi jambu mete tahun depan, bisa mengisi waktu dengan mengolah tanaman lainnya. (ANT-175/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010