Muhammadiyah Kupang gelar vaksinasi lintas agama

Muhammadiyah Kupang gelar vaksinasi lintas agama

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore (ketiga dari kanan) bersama Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Zainur Wula S.Pd, M.Si (kanan) sata melihat proses registrasi peserta vaksinasi lintas agama di Kupang, Rabu (11/8/2021) ANTARA/HO-Prokompim Kota Kupang

Kupang (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar vaksinasi masal untuk lintas agama sebagai upaya mencegah penularan COVID-19 daerah itu.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore membuka kegiatan vaksinasi lintas agama yang dilakukan bertepatan dengan perayaan Tahun Baru 1 Muharram 1443 Hijriyah di Kupang, Rabu.

Baca juga: NasDem sasar 11.085 warga DKI Jakarta ikut vaksin massal

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan vaksinasi lintas agama yang dilakukan Universitas Muhammadiyah sebagai bukti perhatian serta dukungan perguruaan tinggi swasta itu dalam memerangi COVID-19 di daerah tersebut.

"Ternyata dalam penanganan pandemi COVID-19 ini kami tidak jalan sendiri. Terima kasih Muhammadiyah sudah berdiri paling depan membantu dan mau bersama kami melayani dan mengingatkan warga Kota Kupang tentang bagaimana menangani pandemi COVID-19," kata Jefri.

Baca juga: Polda Lampung gelar vaksinasi gratis di Universitas Bandar Lampung

Sementara itu Rektor Universitas Muhammadiyah Kupang Dr Zainur Wula SPd, MSi menjelaskan, vaksinasi lintas agama ini terselenggara atas kerja sama antara Muhammadiyah COVID- 19 Command Centre, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kementerian Kesehatan RI, Universitas Muhammadiyah Kupang dan Dinas Kesehatan Kota Kupang.

Ia mengatakan Muhammadiyah menerima 4.000 dosis vaksin COVID-19 Sinovac.

Menurut dia terdapat 2.500 dosis yang dipakai dalam vaksinasi selama tiga hari ke depan, sementara selebihnya akan dihibahkan kepada Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk kepentingan vaksinasi bagi warga Kota Kupang.

Baca juga: Program vaksinasi massal di Karawang terkendala server down

Dia mengatakan selama pandemi COVID-19 telah merenggut banyak nyawa dan telah menjadi bencana kemanusiaan yang menggugah rasa kemanusiaan dan kepekaan untuk saling menolong, bersatu padu menangani COVID-19.

Menurut dia melalui kegiatan ini Universitas Muhammadiyah ingin mengajak warga Kota Kupang untuk menerima vaksin bukan karena paksaan tapi sebagai kebutuhan agar bisa terlindungi dari inveksi virus corona.

Zainur Wula mengatakan 2.500 sasaran yang divaksin selama tiga hari tidak hanya berasal dari kalangan kampus Muhammadiyah tapi juga bagi masyarakat umum dan umat lintas agama yakni umat dari Paroki St. Maria Assumpta Kupang dan jemaat GMIT Gloria Kayu Putih yang letaknya tidak jauh dari kampus Universitas Muhammadiyah Kupang.

Hadir dalam kesempatan itu Kasdim 1604, Letkol Inf. Sugeng Prihatin, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad dan Pastor Paroki Sta. Maria Assumpta Kupang, RD. Rudolf Tjung Lake. Hadir pula secara virtual Ketua Muhammadiyah COVID Command Centre Pusat, Dr Agus Syamsudin dan dr Widiana yang mewakili Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan RI.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021